Budaya Asing: Antara pembaruan dan Pengikisan Identitas Bangsa
Saat ini, kita hidup di era modern yang serba digital, hampir semua aspek kehidupan masyarakat Indonesia dipengaruhi oleh arus budaya asing.
Saat ini, kita hidup di era modern yang serba digital, hampir semua aspek kehidupan masyarakat Indonesia dipengaruhi oleh arus budaya asing.
Di balik sila persatuan dan keadilan yang sering kita dengar, masih ada bagian dari negeri ini yang merasa “asing” di tanah sendiri.
Pancasila merupakan dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pancasila sebagai dasar negara membuat ia menjadi pedoman dan pegangan hidup masyarakat. Banyak sekali arti dan pandangan Pancasila dari setiap masyarakat.
“Ku lihat Ibu Pertiwi, sedang bersusah hati. Kini ibu sedang susah, merintih dan berdo’a.”. Kutipan lagu kebangsaan Ibu Pertiwi seolah menggambarkan kondisi Indonesia saat ini, kebhinekaan yang dijaga sepenuh hati kini mulai tergerus oleh fanatisme dan ego kelompok.
Komitmen global untuk menanggulangi pemanasan bumi telah memaksa setiap negara, termasuk Indonesia, melakukan transformasi pada sektor energi.
Fenomena “Jari Galak” bukanlah sekadar lelucon viral; ia adalah simptom paling nyata dari krisis etika digital yang menggerus fondasi karakter bangsa.