Artikel/Opini

Artikel Terkini

Perluas Jangkauan Riset, Tim Peneliti Gelar Observasi Awal Dukun Calak di Cepu dan Ngawi

NGAWI – Tim peneliti yang beranggotakan 4 orang terus bergerak aktif dalam mendalami realitas sejarah dan budaya terkait praktisi khitan tradisional di tanah Jawa. Setelah merampungkan agenda di beberapa wilayah sebelumnya, tim kini memperluas jangkauan riset etnohistori mereka dengan menggelar rangkaian observasi awal di dua

Telusuri Eksistensi Dukun Calak, Tim Peneliti Lakukan Riset Lapangan Etnohistori di Bojonegoro

BOJONEGORO – Dalam upaya membedah realitas sejarah dan budaya masyarakat Jawa, sebuah tim peneliti yang beranggotakan 4 orang sukses melaksanakan rangkaian riset lapangan (fieldwork) mendalam mengenai praktisi khitan tradisional. Riset ini difokuskan di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, guna mengkaji dinamika sosial, sistem pengetahuan lokal, serta

Menelisik Dinamika Dukun Calak: Menguak Relasi Medis Tradisional dan Modern dalam FGD Hybrid

MALANG – Dalam upaya membedah realitas sejarah dan budaya masyarakat Jawa, sebuah diskusi kelompok terarah (Focus Group Discussion/FGD) bertajuk “Eksistensi dan Dinamika Khitan Dukun Calak” sukses digelar pada Senin, 27 April 2026. Kegiatan yang berlangsung pukul 12.00–13.30 WIB ini dilaksanakan secara bauran (hybrid).Secara luring (offline),

“PEMILU DI ERA DIGITAL: DEMOKRASI YANG DIPERTARUNGKAN DI MEDIA SOSIAL”

“Demokrasi yang sehat adalah cerminan dari informasi yang jernih dan kejujuran yang terjaga.”Kalimat ini bukan sekadar rangkaian kata yang terdengar idealis, melainkan sebuah peringatan bagi kita semua di tengah derasnya arus informasi. Dalam setiap momentum pemilihan umum, masyarakat Indonesia selalu dihadapkan pada ujian besar: bukan

“Jelajah Pasar Terapung Banjarmasin : Harta Karun Banjar Di SungaiMartapura Kearifan Tradisional Mulai Terlupakan Pada Akhirnya DiaTerinovasi Untuk Menyeimbangkan Tren”

PENGANTARPasar terapung merupakan salah satu ikon budaya yang melekat kuat pada kehidupan masyarakat di Kalimantan Selatan. Keberadaan pasar ini tidak terlepas dari karakter geografis wilayah yang didominasi oleh sungai, sehingga aktivitas ekonomi masyarakat sejak dahulu berpusat di atas air. Beberapa pasar terapung yang terkenal, seperti

Karikatur “Sekolah sebagai Ruang Impunitas: Pelanggaran HAM Anak dan Kegagalan Institusional dalam Kasus Perundungan Bekasi 2026 dalam Perspektif Ajining Diri Ana Ing Lathi”

Sumber Gambar (Olahan Penulis, 2026). Beberapa waktu lalu, dunia pendidikan kembali dikejutkan oleh sebuah kasus bullying yang menimpa seorang siswa SMA Negeri di Kota Bekasi pada awal tahun 2026. Berawal dari tindakan senioritas terkait atribut seragam yang dianggap tidak sesuai, korban mengalami perundungan verbal selama

“Dari Lapangan ke Layar: Krisis Permainan Tradisional dalam Era Gadget dan Relevansinya dengan Pancasila”

A. PendahuluanDi tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, penggunaan gadget telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja. Kehadiran berbagai permainan modern berbasis teknologi menawarkan hiburan yang praktis, menarik, dan mudah diakses kapan saja. Berdasarkan laporan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia

“MBG: Antara Ambisi Negara dan Pertaruhan Ketahanan Pangan Bangsa”

Pada Januari 2025, Pemerintah dengan penuh percaya diri meluncurkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yaitu program sosial dengan target 82,9 juta penerima manfaat dan anggaran Rp71 triliun hanya untuk satu tahun pertama. Angkanya memang luar biasa. Tapi angka besar bukan jaminan program besar berjalan dengan

Menjual Tradisi di Era Konten: Ketika Budaya Lokal Jadi Komoditas Digital

Sumber Gambar: https://mahasiswaindonesia.id/dari-panggung-ke-layar-seni-tari-komunikasi-dan-viralnya-budaya-di-era-digital/ PendahuluanDi tengah banjir konten media sosial, budaya lokal ternyata masih mampu menarik perhatian publik. Tidak sulit menemukan video tarian tradisional yang viral, konten kreator yang mempromosikan pakaian adat, atau cerita rakyat yang dikemas ulang dalam format yang lebih modern. Fenomena ini menunjukkan

Karikatur “Sambat Sumbat di Suhat”

Sumber Gambar: (Olahan Penulis, 2026). Banjir di Malang menjadi salah satu isu yang sering diperbincangkan karena berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat sehari-hari. Fenomena ini menunjukkan bahwa banjir bukan hanya peristiwa sesaat, tetapi juga persoalan yang berdampak pada aktivitas warga, kenyamanan lingkungan, dan kondisi wilayah perkotaan.

“Dibalik Deposito Palsu: Kelalaian Sistemik yang Mencederai Keadilan Sosial”

Belum lama ini, dunia massa di Indonesia diguncang oleh terungkapnya kasus penggelapan dana Gereja Aek Nabara di Rantauprapat, Sumatera Utara, senilai Rp28 miliar. Dana tersebut merupakan tabungan jemaat yang diperuntukkan bagi keperluan vital seperti biaya berobat, dana pensiun, dan pendidikan. Bendahara gereja, Suster Natalia, bahkan

Karikatur “Alam Dijual, Kearifan Lokal Ditinggal”

Sumber Gambar: (Olahan Penulis, 2026). Karikatur yang dirancang oleh kelompok mahasiswa yang beranggotakan Muhammad Isal Ardiansyah, Danu Widi Pangestu, Naufal Febrian, Kusnia Tri Cahya, dan Norine Anindya Sambur ini mengangkat topik mengenai Kesejahteraan Pancasila. Dengan tajuk yang sangat lugas dan provokatif, yaitu “Alam Dijual, Kearifan

“RELEVANSI PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA DI ERA MODERN”

Kita hidup di zaman yang bergerak sangat cepat. Teknologi berkembang pesat, informasi mengalir tanpa henti, dan pengaruh budaya dari luar negeri masuk dengan begitu mudah. Di tengah semua itu, muncul pertanyaan yang cukup penting: apakah Pancasila masih relevan sebagai dasar negara kita? Sebagian orang merasa

“Karikatur sebagai Kritik Filsafat Pancasila terhadap Nilai Pancasila : Bukan Hanya Dihafalkan, Tetapi Diterapkan dalam Kehidupan Sehari-hari”

Sumber Gambar: (Olahan Penulis, 2026) Kehidupan berbangsa dan bernegara pada era kontemporer menempatkan Pancasila tidak hanya sebagai rangkaian sila yang tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, tetapi sebagai sistem nilai yang seharusnya menjiwai seluruh aspek kehidupan masyarakat Indonesia. Lahirnya Pancasila merupakan hasil dari proses panjang

Karikatur: “Tameng Penjaga Keberagaman: Pancasila di Arus Modernisasi”

Sumber Gambar: (Olahan Penulis, 2026) Karikatur berjudul “Tameng Penjaga Keberagaman: Pancasila di Arus Modernisasi” menggambarkan Pancasila sebagai tameng utama yang berperan melindungi keberagaman Indonesia di tengah perkembangan zaman yang semakin modern. Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki kekayaan suku, agama, budaya, bahasa, serta adat istiadat,

Regenerasi Petani sebagai Urusan Kebangsaan, Bukan Sekadar Urusan Profesi

Oleh: Muhammad ‘Azizul Muttaqin (Universitas Brawijaya) PendahuluanIndonesia suka berbicara tentang kedaulatan pangan, tetapi sering lupa pada orang yang membuat pangan itu tetap ada, yaitu petani. Di Jawa Tengah misalnya, survei lokal menunjukkan rata-rata usia petani sudah mencapai 52 tahun. Di Sulawesi Selatan, hampir 60 persen

“IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PANCASILA SEBAGAI LANDASANSTRATEGIS DALAM PENYELESAIAN PERMASALAHANPERTANIAN DI INDONESIA”

PENDAHULUANSektor pertanian memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional Indonesia karena menjadi penopang utama ketahanan pangan, penyedia lapangan kerja, dan sumber penghidupan bagi sebagian besar masyarakat pedesaan. Pertanian tidak hanya berfungsi sebagai sektor ekonomi, tetapi juga menjadi fondasi dalam menjaga stabilitas sosial dan kesejahteraan masyarakat. Namun,

Pancasila di Ruang Digital: Filter Moral di Tengah Arus Globalisasi

Globalisasi yang berlangsung secara masif telah mengubah pola interaksi di Indonesia secara drastis, memindahkan pusat aktivitas sosial dari dunia fisik ke ruang digital yang tanpa sekat. Meskipun transformasi ini menawarkan demokratisasi informasi yang dapat dijangkau oleh semua kalangan. Namun, jika kemudahan akses tidak diiringi dengan

“Permainan Tradisional Engklek Pada Anak Usia Sekolah Dasar Di Lingkungan Sekitar”

Permainan tradisional merupakan bagian dari budaya Indonesia yang diwariskan secara turun-temurun. Selain menjadi sarana hiburan, permainan tradisional juga memiliki manfaat bagi perkembangan fisik, sosial, dan emosional anak. Namun, perkembangan teknologi membuat banyak anak lebih memilih bermain gadget dibandingkan bermain bersama teman di lingkungan sekitar.

“Batik Sebagai Identitas Seni Dan Budaya Bangsa”

Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki kekayaan budaya yang sangat beragam. Salah satu warisan budaya yang menjadi kebanggaan bangsa adalah batik. Batik bukan sekadar kain bermotif, melainkan karya seni yang mengandung nilai sejarah, filosofi, dan identitas budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi. Keberadaan batik

“Kesenian Ondel-Ondel Sebagai Indentitas Budaya Betawi Di Jakarta”

Di Jakarta, budaya Betawi menjadi salah satu identitas khas Masyarakat ibu kota. Salah satu kesenian tradisional yang paling paling dikenal Adalah ondel-ondel. Ondel-Ondel menupakan boneka raksasa yang biasanya dimainkan secara berpasangan dan ditampilkan dalam acara adat, festival budaya, maupun hiburan Masyarakat. Keberadaan ondel-ondel tidak hanya

“Negeri Rempah yang Lupa Rasa Jamu”

Indonesia dan rempah-rempah memiliki ikatan historis yang sangat kuat, bahkan tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Jika kita melihat kembali catatan sejarah berabad-abad lalu, aroma pala, cengkih, dan kapulaga dari Nusantara sukses mengguncang dunia serta mengubah peta perdagangan global. Kekayaan alam inilah yang menggerakkan armada-armada

“Kepunahan Permainan Nyai Puthut Rakyat: Salah Siapa Teknologi, Lingkungan, atau Generasi Muda?”

Indonesia memiliki kekayaan budaya yang sangat beragam, mulai dari bahasa daerah, kesenian, hingga permainan tradisional yang diwariskan secara turun-temurun. Permainan tradisional bukan hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran yang mengajarkan nilai kerja sama, sportivitas, komunikasi, dan interaksi sosial kepada anak-anak (Kurniati, 2016).

“Minuman Tradisional Jamu Identitas Bangsa dan Khasiatnya”

Dalam kehidupan sehari-hari di era ini, sudah seberapa sering kita memesan segelas es kopi untuk menemani di kala tumpukan tugas melanda? Pernahkah terbesit di dalam pikiran bahwa Indonesia juga memiliki minuman yang juga telah mendunia dan bahkan telah diakui oleh UNESCO sebagai warisan asli Indonesia?

“Kontradiksi Mpu Purwa: Estetika Modern di Balik Rumpang Sejarah Singhasari”

Ukiran Aksara dan Sejarah Singhasari.

Pada saat memasuki gerbang utama, kita akan disambut oleh bangunan megah yang penuh histori, Setiap dinding yang dilalui memiliki ukiran kesejarahan yang penuh makna. Museum Mpu Purwa yang berlokasi di Malang, setiap prasasti yang hadir seperti membawa kita melintasi ruang

“Mengenal Sejarah Malang Tahun 935 M Melalui Batik Tulis Bunulrejo”

Letak dan Lokasi Strategis Kampung Batik Bunulrejo

Kampung Wisata Batik Bunulrejo terletak di Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Pusat pemberdayaan ekonomi kreatif ini berlokasi di kawasan Kampung Edukasi RW 10. Sentra ini menjadi daya tarik wisata budaya karena lokasinya yang strategis di tengah kota

“Candi Wonorejo Madiun: Warisan Sunyi Yang Menunggu Diakui”

Ketika Sejarah Tidur di Bawah Tanah

Ada sesuatu yang ganjil sekaligus menyentuh ketika kita berdiri di hadapan sebuah situs purbakala yang tersembunyi di antara hamparan sawah dan rumah warga. Tidak ada papan reklame besar, tidak ada sorot lampu dramatis, tidak ada antrean wisatawan yang berselfie.

“Pandangan Generasi Muda Terhadap Bahasa Jawa”

Di tengah derasnya arus globalisasi dan dominasi bahasa asing dalam percakapan sehari-hari, patut dipertanyakan apakah generasi muda benar-benar mulai melupakan bahasa Jawa? Faktanya, penggunaan bahasa di kalangan anak muda sering kali memperlihatkan kecenderungan untuk memilih bahasa yang dianggap lebih praktis dan universal. Namun, ada pertimbangan

“Kupatan Kecamatan Sugio: Merawat Silaturahmi, Menjaga Identitas Budaya Lamongan”

LAMONGAN – Di tengah derasnya arus modernisasi dan digitalisasi yang mengikis sekat-sekat sosial, masyarakat Kabupaten Lamongan, khususnya di wilayah Kecamatan Sugio, masih memegang teguh warisan leluhur yang sarat akan makna. Salah satu manifestasi budaya yang tetap eksis dan hidup di tengah masyarakat adalah Tradisi Kupatan

“Ketika Sila Pertama Diuji: Intoleransi Berbasis Agama dan Krisis Ideologi Pancasila”

Indonesia adalah negara yang berdiri di atas fondasi Pancasila sebagai ideologi bangsa. Sila pertama, “Ketuhanan Yang Maha Esa”, menjamin hak setiap warga negara untuk memeluk dan menjalankan ibadah sesuai agama dan kepercayaannya. Namun, realitas di lapangan seringkali bertolak belakang dengan cita-cita luhur tersebut. Kasus pembubaran

“Eksistensi Kesenian Bantengan Di Kalangan Generasi Muda Kota Malang”

Eksistensi yang Perlu Diperjuangkan Bersama

Kesenian Bantengan bukan sekadar warisan masa lalu, ia adalah cermin identitas dan kekayaan budaya Kota Malang yang terus relevan jika dirawat dengan sungguh-sungguh. Eksistensinya di kalangan generasi muda bukan sesuatu yang dapat diserahkan begitu saja pada mekanisme pasar atau arus

“Pancasila Dan Pertanian Ramah Lingkungan: Bukan Sekadar Teori Di Ruang Kelas”

Pertanian dan Tantangan Lingkungan

Kerusakan lingkungan akibat praktik pertanian konvensional semakin menjadi perhatian. Penggunaan pupuk dan pestisida kimia secara berlebihan dapat menurunkan kualitas tanah, mencemari air, serta mengganggu keseimbangan ekosistem. Kondisi ini menunjukkan bahwa sektor pertanian tidak hanya dituntut menghasilkan pangan, tetapi juga menjaga keberlanjutan

“Batik Topeng Malangan: Menjadi Barang Fashion Di Industri Kain”

Pemilihan motif batik topeng:wajah asli Kota Malang

Kota Malang merupakan kota yang terletak di Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Malang, dengan destinasi yang sering dipilih oleh masyarakat Indonesia. Menurut wijaya et al. 2023, Pada tahun 2016, ada sekitar 9.535 Wisatawan mancanegara serta 3,9 juta wisatawan nasional

“Grebeg Pancasila: Tradisi yang Menghidupkan Pancasila atau Sekadar Seremonial?”

Di tengah derasnya arus modernisasi dan perkembangan budaya populer, berbagai tradisi lokal di Indonesia menghadapi tantangan dalam mempertahankan makna dan eksistensinya. Tidak sedikit tradisi budaya yang pada akhirnya hanya dipandang sebagai kegiatan seremonial tahunan tanpa pemahaman mendalam terhadap nilai filosofis yang terkandung di dalamnya. Padahal,

“Pandangan Generasi Muda Terhadap Tradisi Selametan Sebagai Warisan Budaya Lokal”

Makna Selamtean Bagi Generasi Muda

Di tengah perkembangan zaman yang semakin modern, masyarakat Indonesia menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan budaya lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun. Masuknya budaya luar melalui media sosial, perubahan gaya hidup, hingga meningkatnya kesibukan generasi muda membuat sebagian tradisi mulai jarang

“Eksistensi Jajanan Pasar Tradisional Khas Malang di Tengah Gempuran Makanan Modern Pada Mahasiswa di Lingkungan Universitas Brawijaya”

Eksistensi Jajanan Pasar Tradisional Khas Malang di Lingkungan Kampus

Observasi dilakukan di kawasan Jalan Veteran, tepatnya di sekitar Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya. Pada lokasi tersebut terdapat seorang pedagang jajanan pasar tradisional yang berjualan secara berkeliling di area kampus pada sore hingga malam hari, sekitar pukul

“Seberapa Sering Kita Tertawa Di Dalam Grup Chat Tanpa Sadar Sedang Melukai Seseorang?”

Pertanyaan itu mungkin terdengar berlebihan, sampai kita membayangkan apa yang bisa terjadi di balik layar sebuah grup WhatsApp mahasiswa yang tampak biasa. Sebuah grup percakapan yang awalnya dibuat untuk koordinasi akademik, perlahan berubah menjadi ruang yang memuat komentar vulgar, mengobjektifikasi, dan merendahkan martabat sesama mahasiswa

“Perkembangan Kerajinan Topeng Malangan sebagai Identitas Budaya Lokal”

Sejarah dan Latar Belakang Topeng Malangan

Topeng Malangan merupakan salah satu bentuk seni tradisional yang berkembang di wilayah Malang Raya, khususnya di Kabupaten Malang. Seni topeng ini erat kaitannya dengan pertunjukan Wayang Topeng Malangan yang mengangkat cerita Panji, yaitu kisah klasik Jawa yang populer sejak

“Di Balik Tradisi Nyadran: Modal Sosial dan Kerukunan Warga yang Tak Bisa Dibeli”

Ada sebuah ironi yang tumbuh di tengah masyarakat modern hari ini. Kota-kota besar menawarkan kenyamanan melalui kelengkapan fasilitas dan perkembangan teknologi yang cepat, namun sering kali gagal memberikan rasa hangat kebersamaan. Masyarakat urban kini terjebak dalam isolasi sosial yang aneh: mereka bisa dengan mudah mengenal

“Merantau Tanpa Kehilangan Akar: Menjaga Denyut Bahasa Batak di Tanah Jawa”

Bahasa bukan sekadar alat komunikasi

Keberadaan bahasa tidak terbatas pada fungsinya sebagai alat komunikasi. Audrey Azoulay, Direktur Jenderal UNESCO, menegaskan bahwa bahasa memuat nilai, keyakinan, dan identitas suatu masyarakat sekaligus menjadi sarana untuk mewariskan tradisi dan pengetahuan (UNESCO, 2018). Bagi masyarakat Batak, bahasa menjadi bagian

“Ritus Pemakaman Adat Batak, Warisan Budaya atau Sekedar Formalitas?”

Indonesia merupakan negara yang kaya akan budaya dan tradisi yang diwariskan secara turun-temurun. Salah satu bentuk kekayaan budaya tersebut terlihat dalam ritus pemakaman adat Batak di Sumatera Utara. Bagi masyarakat Batak, kematian bukan sekadar akhir dari kehidupan seseorang, melainkan bagian dari perjalanan spiritual dan sosial

“Bahasa Walikan dan Ngalam Culture: Menjaga Identitas Lokal di Era Digital”

Di era globalisasi dan perkembangan teknologi digital, pola komunikasi masyarakat mengalami perubahan yang signifikan. Media sosial mendorong munculnya berbagai istilah baru yang banyak digunakan oleh generasi muda, sehingga penggunaan bahasa daerah mulai berkurang. Padahal, bahasa daerah tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga merupakan

“Jejak Batu, Napas Tradisi: Daya Tarik di Pelataran Candi Penataran Blitar”

Cagar budaya merupakan aset kultural yang mengandung nilai-nilai budaya dan sosial masyarakat. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 Pasal 1 disebutkan bahwa “Cagar budaya adalah warisan budaya bersifat kebendaan berupa benda cagar budaya, bangunan cagar budaya, struktur cagar budaya, situs cagar budaya, dan kawasan cagar

“Orang Batak Tapi Ga Bisa Bahasa Batak, Emangnya Itu Wajar?”

Bahasa Batak bukan sekadar alat komunikasi. Ia adalah sistem pengetahuan yang lahir dari peradaban tua di tepi Danau Toba, berkembang selama berabad-abad bersama tradisi lisan, sistem aksara, dan ritual adat yang kaya. Rumpun bahasa Batak mencakup setidaknya enam dialek utama, yakni Toba, Karo, Pakpak/Dairi, Simalungun,

“Ketika Layar Menggantikan Lapangan: Pudarnya Gobak Sodor di Era Digital”

Coba ingat kapan terakhir kali kamu melihat anak-anak bermain gobak sodor di lapangan. Kalau susah mengingatnya, mungkin memang sudah sangat lama. Permainan yang dulu selalu ramai dimainkan setiap sore itu kini hampir tidak pernah terlihat lagi. Lapangannya masih ada, anak-anaknya juga masih ada, tapi mereka

“Getir Andaliman: Jejak Rasa dan Identitas Batak di Tanah Rantau”

Pendahuluan

Kuliner bukan hanya sekadar pengisi perut, tetapi juga cara sebuah budaya tetap hidup di tengah perubahan zaman dan sering kali menjadi hal pertama yang dirindukan seseorang ketika jauh dari rumah. Di balik aroma dan rasa sebuah masakan, tersimpan identitas budaya yang sulit tergantikan. Bagi

“Ngaben: Lebih dari Sekadar Ritual, Sebuah Bakti Tulus untuk Leluhur”

Mengutip dari (Sakka & Reski, 2025) dalam ajaran Agama Hindu terdapat suatu ajaran yang secara umum menjelaskan tentang 5 macam persembahan yang biasa disebut sebagai Panca Yadnya. Panca Yadnya ini terdiri dari Dewa Yadnya (persembahan kepada dewa), Pitra Yadnya (persembahan kepada leluhur), Rsi Yadnya (persembahan

“Ironi di Jantung Kampus Perjuangan: Ketika Calon Penegak Hukum Justru Menjadi Pelaku”

Ironi terjadi ketika kampus yang seharusnya menjadi ruang pembelajaran keadilan, hak asasi manusia, dan etika justru menjadi tempat lahirnya praktik yang merendahkan martabat manusia. Kasus grup chat mesum yang melibatkan mahasiswa hukum bukan sekadar pelanggaran norma sosial, melainkan cerminan kegagalan internalisasi nilai kemanusiaan dalam pendidikan

“TNI Masuk Kampus: Bela Negara atau ancaman Demokrasi?”

Revisi Undang-Undang TNI tahun 2025 membuka ruang lebih luas bagi prajurit aktif untuk hadir di ranah sipil, termasuk perguruan tinggi. Beberapa kampus di Indonesia sudah menjalin kerja sama dengan TNI dalam bentuk program bela negara, sosialisasi kebangsaan, hingga kolaborasi riset. Fenomena ini memunculkan perdebatan sengit:

“Menurunnya Penggunaan Bahasa Jawa Inggil di Kalangan Generasi Muda di Malang”

Pendahuluan

Krama Inggil merupakan tingkatan bahasa Jawa tertinggi yang digunakan sebagai bentuk penghormatan kepada lawan bicara yang lebih tua atau memiliki status sosial yang lebih tinggi. Bahasa ini tidak hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai media untuk mempertahankan nilai-nilai dan identitas budaya Jawa. Namun,

“Eksplorasi Sejarah dan Keunikan Arsitektur Candi Badut di Malang”

Keberadaan Peradaban Candi Badut

Di tengah perkembangan kota malang saat ini terdapat peninggalan candi tertua di Jawa Timur yang menjadi awal perkembangan agama Hindu pada saat itu, yaitu Candi Badut. Candi Badut berada di Jl. Raya Candi V No.5D, Doro, Karangwidoro, Kec. Dau, Kabupaten

“Ketahanan Pangan atau Ketahanan Ilusi? Menguji Argumentasi Pemimpin Negara Untuk Keberlangsungan Bangsa” Oleh Firza Azzam Fadilla

Pernyataan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam sebuah forum dialog publik “Presiden Prabowo Menjawab: Bagian 1”, yang tanyang baru-baru ini kembali menegaskan satu gagasan klasik bahwa “pangan adalah fondasi utama peradaban, dan karenanya negara harus menjadikannya prioritas mutlak dalam menjaga kemerdekaan bangsa secara berkelanjutan.”

Menjual Tradisi di Era Konten: Ketika Budaya Lokal Jadi Komoditas Digital

Sumber Gambar: https://mahasiswaindonesia.id/dari-panggung-ke-layar-seni-tari-komunikasi-dan-viralnya-budaya-di-era-digital/ PendahuluanDi tengah banjir konten media sosial, budaya lokal ternyata masih mampu menarik perhatian publik. Tidak sulit menemukan video tarian tradisional yang viral, konten kreator yang mempromosikan pakaian

Karikatur “Sambat Sumbat di Suhat”

Sumber Gambar: (Olahan Penulis, 2026). Banjir di Malang menjadi salah satu isu yang sering diperbincangkan karena berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat sehari-hari. Fenomena ini menunjukkan bahwa banjir bukan hanya peristiwa

Karikatur “Alam Dijual, Kearifan Lokal Ditinggal”

Sumber Gambar: (Olahan Penulis, 2026). Karikatur yang dirancang oleh kelompok mahasiswa yang beranggotakan Muhammad Isal Ardiansyah, Danu Widi Pangestu, Naufal Febrian, Kusnia Tri Cahya, dan Norine Anindya Sambur ini mengangkat

“Batik Sebagai Identitas Seni Dan Budaya Bangsa”

Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki kekayaan budaya yang sangat beragam. Salah satu warisan budaya yang menjadi kebanggaan bangsa adalah batik. Batik bukan sekadar kain bermotif, melainkan karya seni yang

“Negeri Rempah yang Lupa Rasa Jamu”

Indonesia dan rempah-rempah memiliki ikatan historis yang sangat kuat, bahkan tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Jika kita melihat kembali catatan sejarah berabad-abad lalu, aroma pala, cengkih, dan kapulaga dari

“Pandangan Generasi Muda Terhadap Bahasa Jawa”

Di tengah derasnya arus globalisasi dan dominasi bahasa asing dalam percakapan sehari-hari, patut dipertanyakan apakah generasi muda benar-benar mulai melupakan bahasa Jawa? Faktanya, penggunaan bahasa di kalangan anak muda sering

Scroll to Top