December 1, 2025

Artikel/Opini

“Masyarakat Sipil dan Harapan Baru bagi Demokrasi yang Terluka”

Sejak Reformasi 1998, masyarakat sipil memainkan peran sentral dalam menegakkan hak asasi manusia (HAM) dan demokrasi di Indonesia. Reformasi membuka ruang partisipasi bagi aktor non-negara seperti LSM, organisasi keagamaan, media independen, hingga komunitas akar rumput untuk mengawasi dan menekan negara agar lebih akuntabel terhadap pelanggaran HAM dan kebijakan diskriminatif (Aspinall & Mietzner, 2020).

Scroll to Top