Artikel/Opini

“Ngalam” Tak pernah Hilang: Eksistensi Bahasa Walikan di Kalangan Generasi Muda Malang”

Bahasa merupakan salah satu identitas budaya yang mencerminkan karakter suatu daerah. Di Kota Malang, terdapat salah satu bentuk bahasa unik yang dikenal sebagai bahasa Walikan Malang. Menurut Hidayani & Macaryus (2019), keunikan daripada bahasa Walikan terdapat pada bentuk kata-katanya yang dibalik. Namun, bahasa yang dibalik di sini hanya pada konteks leksikal saja tanpa banyak mengubah makna aslinya (Yannuar, 2020). Bahasa ini terbentuk melalui pembalikan susunan huruf atau suku kata dari bahasa Indonesia maupun bahasa Jawa. Contohnya, kata “Malang” berubah jadi “Ngalam”, sedangkan “bakso” menjadi “oskab”. Bahasa Walikan tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga simbol identitas khas masyarakat Arek Malang.