Artikel/Opini
Soendari Batik and Art Hadirkan Kuliah Budaya, Dokumenter, dan Demonstrasi Membatik dalam Pameran Batik Terang Bulan di Manila
Manila, 16 Juni 2026 — Pameran Batik Indonesia bertajuk From Java to Manila: Batik Terang Bulan as Living Heritage kembali
Artikel Terkini
Soendari Batik and Art Hadirkan Kuliah Budaya, Dokumenter, dan Demonstrasi Membatik dalam Pameran Batik Terang Bulan di Manila
Manila, 16 Juni 2026 — Pameran Batik Indonesia bertajuk From Java to Manila: Batik Terang Bulan as Living Heritage kembali berlanjut pada Selasa, 16 Juni 2026, di Learning Commons Exhibition Area, Lantai 6 Henry Sy Sr. Hall, De La Salle University, Manila. Kegiatan ini diselenggarakan
Batik Terang Bulan Bersinar di Manila: Dari Jawa untuk Persahabatan Indonesia–Filipina
Manila, 15 Juni 2026 — Pameran Batik Indonesia bertajuk From Java to Manila: Batik Terang Bulan as Living Heritage resmi dibuka pada Senin, 15 Juni 2026, di Learning Commons Exhibition Area, Lantai 6 Henry Sy Sr. Hall, De La Salle University, Manila. Kegiatan ini diselenggarakan
Perluas Jangkauan Riset, Tim Peneliti Gelar Observasi Awal Dukun Calak di Cepu dan Ngawi
NGAWI – Tim peneliti yang beranggotakan 4 orang terus bergerak aktif dalam mendalami realitas sejarah dan budaya terkait praktisi khitan tradisional di tanah Jawa. Setelah merampungkan agenda di beberapa wilayah sebelumnya, tim kini memperluas jangkauan riset etnohistori mereka dengan menggelar rangkaian observasi awal di dua
Telusuri Eksistensi Dukun Calak, Tim Peneliti Lakukan Riset Lapangan Etnohistori di Bojonegoro
BOJONEGORO – Dalam upaya membedah realitas sejarah dan budaya masyarakat Jawa, sebuah tim peneliti yang beranggotakan 4 orang sukses melaksanakan rangkaian riset lapangan (fieldwork) mendalam mengenai praktisi khitan tradisional. Riset ini difokuskan di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, guna mengkaji dinamika sosial, sistem pengetahuan lokal, serta
Menelisik Dinamika Dukun Calak: Menguak Relasi Medis Tradisional dan Modern dalam FGD Hybrid
MALANG – Dalam upaya membedah realitas sejarah dan budaya masyarakat Jawa, sebuah diskusi kelompok terarah (Focus Group Discussion/FGD) bertajuk “Eksistensi dan Dinamika Khitan Dukun Calak” sukses digelar pada Senin, 27 April 2026. Kegiatan yang berlangsung pukul 12.00–13.30 WIB ini dilaksanakan secara bauran (hybrid).Secara luring (offline),

“PEMILU DI ERA DIGITAL: DEMOKRASI YANG DIPERTARUNGKAN DI MEDIA SOSIAL”
“Demokrasi yang sehat adalah cerminan dari informasi yang jernih dan kejujuran yang terjaga.”Kalimat ini bukan sekadar rangkaian kata yang terdengar idealis, melainkan sebuah peringatan bagi kita semua di tengah derasnya arus informasi. Dalam setiap momentum pemilihan umum, masyarakat Indonesia selalu dihadapkan pada ujian besar: bukan

“Jelajah Pasar Terapung Banjarmasin : Harta Karun Banjar Di SungaiMartapura Kearifan Tradisional Mulai Terlupakan Pada Akhirnya DiaTerinovasi Untuk Menyeimbangkan Tren”
PENGANTARPasar terapung merupakan salah satu ikon budaya yang melekat kuat pada kehidupan masyarakat di Kalimantan Selatan. Keberadaan pasar ini tidak terlepas dari karakter geografis wilayah yang didominasi oleh sungai, sehingga aktivitas ekonomi masyarakat sejak dahulu berpusat di atas air. Beberapa pasar terapung yang terkenal, seperti

Karikatur “Perundungan di Lingkungan Sekolah: Cerminan Krisis Etika Generasi Muda dalam Perspektif Pancasila”
Sumber Gambar: (Olahan Penulis, 2026). Kasus perundungan di lingkungan sekolah terus menjadi ironi dalam dunia pendidikan Indonesia. Sekolah yang seharusnya menjadi ruang aman dan nyaman bagi peserta didik justru kerap menjadi tempat munculnya kekerasan, baik secara fisik maupun verbal. Fenomena tersebut menunjukkan bahwa lingkungan pendidikan

Karikatur “Sekolah sebagai Ruang Impunitas: Pelanggaran HAM Anak dan Kegagalan Institusional dalam Kasus Perundungan Bekasi 2026 dalam Perspektif Ajining Diri Ana Ing Lathi”
Sumber Gambar (Olahan Penulis, 2026). Beberapa waktu lalu, dunia pendidikan kembali dikejutkan oleh sebuah kasus bullying yang menimpa seorang siswa SMA Negeri di Kota Bekasi pada awal tahun 2026. Berawal dari tindakan senioritas terkait atribut seragam yang dianggap tidak sesuai, korban mengalami perundungan verbal selama

“Dari Lapangan ke Layar: Krisis Permainan Tradisional dalam Era Gadget dan Relevansinya dengan Pancasila”
A. PendahuluanDi tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, penggunaan gadget telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja. Kehadiran berbagai permainan modern berbasis teknologi menawarkan hiburan yang praktis, menarik, dan mudah diakses kapan saja. Berdasarkan laporan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia

“MBG: Antara Ambisi Negara dan Pertaruhan Ketahanan Pangan Bangsa”
Pada Januari 2025, Pemerintah dengan penuh percaya diri meluncurkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yaitu program sosial dengan target 82,9 juta penerima manfaat dan anggaran Rp71 triliun hanya untuk satu tahun pertama. Angkanya memang luar biasa. Tapi angka besar bukan jaminan program besar berjalan dengan

Menjual Tradisi di Era Konten: Ketika Budaya Lokal Jadi Komoditas Digital
Sumber Gambar: https://mahasiswaindonesia.id/dari-panggung-ke-layar-seni-tari-komunikasi-dan-viralnya-budaya-di-era-digital/ PendahuluanDi tengah banjir konten media sosial, budaya lokal ternyata masih mampu menarik perhatian publik. Tidak sulit menemukan video tarian tradisional yang viral, konten kreator yang mempromosikan pakaian adat, atau cerita rakyat yang dikemas ulang dalam format yang lebih modern. Fenomena ini menunjukkan

Karikatur “Sambat Sumbat di Suhat”
Sumber Gambar: (Olahan Penulis, 2026). Banjir di Malang menjadi salah satu isu yang sering diperbincangkan karena berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat sehari-hari. Fenomena ini menunjukkan bahwa banjir bukan hanya peristiwa sesaat, tetapi juga persoalan yang berdampak pada aktivitas warga, kenyamanan lingkungan, dan kondisi wilayah perkotaan.

“Dibalik Deposito Palsu: Kelalaian Sistemik yang Mencederai Keadilan Sosial”
Belum lama ini, dunia massa di Indonesia diguncang oleh terungkapnya kasus penggelapan dana Gereja Aek Nabara di Rantauprapat, Sumatera Utara, senilai Rp28 miliar. Dana tersebut merupakan tabungan jemaat yang diperuntukkan bagi keperluan vital seperti biaya berobat, dana pensiun, dan pendidikan. Bendahara gereja, Suster Natalia, bahkan

Karikatur “Alam Dijual, Kearifan Lokal Ditinggal”
Sumber Gambar: (Olahan Penulis, 2026). Karikatur yang dirancang oleh kelompok mahasiswa yang beranggotakan Muhammad Isal Ardiansyah, Danu Widi Pangestu, Naufal Febrian, Kusnia Tri Cahya, dan Norine Anindya Sambur ini mengangkat topik mengenai Kesejahteraan Pancasila. Dengan tajuk yang sangat lugas dan provokatif, yaitu “Alam Dijual, Kearifan

“RELEVANSI PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA DI ERA MODERN”
Kita hidup di zaman yang bergerak sangat cepat. Teknologi berkembang pesat, informasi mengalir tanpa henti, dan pengaruh budaya dari luar negeri masuk dengan begitu mudah. Di tengah semua itu, muncul pertanyaan yang cukup penting: apakah Pancasila masih relevan sebagai dasar negara kita? Sebagian orang merasa

“Karikatur sebagai Kritik Filsafat Pancasila terhadap Nilai Pancasila : Bukan Hanya Dihafalkan, Tetapi Diterapkan dalam Kehidupan Sehari-hari”
Sumber Gambar: (Olahan Penulis, 2026) Kehidupan berbangsa dan bernegara pada era kontemporer menempatkan Pancasila tidak hanya sebagai rangkaian sila yang tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, tetapi sebagai sistem nilai yang seharusnya menjiwai seluruh aspek kehidupan masyarakat Indonesia. Lahirnya Pancasila merupakan hasil dari proses panjang

Karikatur: “Tameng Penjaga Keberagaman: Pancasila di Arus Modernisasi”
Sumber Gambar: (Olahan Penulis, 2026) Karikatur berjudul “Tameng Penjaga Keberagaman: Pancasila di Arus Modernisasi” menggambarkan Pancasila sebagai tameng utama yang berperan melindungi keberagaman Indonesia di tengah perkembangan zaman yang semakin modern. Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki kekayaan suku, agama, budaya, bahasa, serta adat istiadat,
Festival Budaya sebagai Sarana Pemajuan KebudayaanFestival Budaya sebagai Sarana Pemajuan Kebudayaan
Ulfa Alfiah (Universitas Brawijaya) I. LATAR BELAKANG Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki keberagaman budaya yang sangat kaya. Setiap daerah mempunyai ciri khas budaya masing-masing, mulai dari bahasa daerah, tarian tradisional, pakaian adat, musik tradisional, upacara adat, hingga makanan khas. Keberagaman tersebut menjadi identitas bangsa
Regenerasi Petani sebagai Urusan Kebangsaan, Bukan Sekadar Urusan Profesi
Oleh: Muhammad ‘Azizul Muttaqin (Universitas Brawijaya) PendahuluanIndonesia suka berbicara tentang kedaulatan pangan, tetapi sering lupa pada orang yang membuat pangan itu tetap ada, yaitu petani. Di Jawa Tengah misalnya, survei lokal menunjukkan rata-rata usia petani sudah mencapai 52 tahun. Di Sulawesi Selatan, hampir 60 persen

“Identitas Arek Malang di Tengah Kehadiran Mahasiswa Multikultural: Bertahan atau Beradaptasi?”
Kota Malang dikenal sebagai salah satu kota pendidikan di Indonesia yang setiap tahunnya menerima ribuan mahasiswa dari berbagai daerah, suku, bahasa, dan latar belakang budaya yang berbeda. Banyaknya perguruan tinggi di kota ini menjadikan Malang sebagai tujuan utama bagi para pelajar untuk melanjutkan pendidikan ke

“KRISIS IKLIM MENGANCAM SAWAH KITA: MENGHIDUPKAN NILAI PANCASILA DALAM MASA DEPAN PERTANIAN INDONESIA”
Perubahan iklim menjadi salah satu tantangan terbesar yang dihadapi sektor pertanian Indonesia saat ini. Cuaca yang semakin tidak menentu membuat para petani kesulitan menentukan waktu tanam dan panen yang tepat. Hujan deras sering datang di luar musim, sementara kekeringan berkepanjangan terjadi ketika tanaman membutuhkan pasokan

“IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PANCASILA SEBAGAI LANDASANSTRATEGIS DALAM PENYELESAIAN PERMASALAHANPERTANIAN DI INDONESIA”
PENDAHULUANSektor pertanian memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional Indonesia karena menjadi penopang utama ketahanan pangan, penyedia lapangan kerja, dan sumber penghidupan bagi sebagian besar masyarakat pedesaan. Pertanian tidak hanya berfungsi sebagai sektor ekonomi, tetapi juga menjadi fondasi dalam menjaga stabilitas sosial dan kesejahteraan masyarakat. Namun,

Pancasila di Ruang Digital: Filter Moral di Tengah Arus Globalisasi
Globalisasi yang berlangsung secara masif telah mengubah pola interaksi di Indonesia secara drastis, memindahkan pusat aktivitas sosial dari dunia fisik ke ruang digital yang tanpa sekat. Meskipun transformasi ini menawarkan demokratisasi informasi yang dapat dijangkau oleh semua kalangan. Namun, jika kemudahan akses tidak diiringi dengan

“Kampung Sanan Harus Dipandang Sebagai Warisan Pengetahuan Tradisional, Bukan Sekadar Sentra Tempe”
Kampung Sanan selama ini dikenal sebagai sentra produksi tempe yang menjadi salah satu ikon Kota Malang. Berbagai produk olahan tempe dari kawasan ini tidak hanya menopang perekonomian masyarakat setempat, tetapi juga memperkuat citra Malang sebagai daerah dengan industri kreatif berbasis pangan yang berkembang. Namun, cara

”Sekar Lodra Menjadi Tren Terkini: Ekspresi Generasi Z Dalam Meningkatkan Tarian Klasik”
Pada era ketika globalisasi digital berkembang sangat pesat, Generasi Z hidup dalam kebudayaan yang berubah secepat informasi di media sosial. Tren muncul dan lenyap dalam sekejap. TikTok, Instagram Reels, dan YouTube Shorts kini bukan sekadar platform hiburan, melainkan “panggung utama” yang menunjukkan tolok ukur popularitas

“Tradisi Manganan (Sedekah Bumi) Di Bojonegoro: Menjaga Budaya Warisan Ditengah Modernisasi”
Mengenal Tradisi Manganan di Bojonegoro
Indonesia memiliki beragam budaya yang diwariskan secara turun-temurun oleh nenek moyang. Salah satu tradisi yang masih dilestarikan oleh masyarakat Bojonegoro adalah Manganan. Tradisi ini merupakan kegiatan sedekah bumi yang dilakukan sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan atas hasil panen, keselamatan,

“Permainan Tradisional Engklek Pada Anak Usia Sekolah Dasar Di Lingkungan Sekitar”
Permainan tradisional merupakan bagian dari budaya Indonesia yang diwariskan secara turun-temurun. Selain menjadi sarana hiburan, permainan tradisional juga memiliki manfaat bagi perkembangan fisik, sosial, dan emosional anak. Namun, perkembangan teknologi membuat banyak anak lebih memilih bermain gadget dibandingkan bermain bersama teman di lingkungan sekitar.

“Wisata Kampung Keramik Dinoyo Sebagai Identitas Budaya Dan Potensi Ekonomi Kreatif Kota Malang”
Di tengah perkembangan Kota Malang yang semakin modern, masih terdapat kawasan budaya yang mempertahankan identitas lokalnya melalui karya kerajinan tradisional. Salah satu kawasan tersebut adalah Kampung Keramik Dinoyo, sebuah sentra kerajinan keramik yang telah dikenal masyarakat sejak puluhan tahun lalu. Kawasan ini tidak hanya menjadi

“Petirtaan Watugede: Antara Warisan Yang Tersisa dan Masa Depan Yang Belum Pasti”
Tersembunyi di Watugede, sebuah desa di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, terdapat sebuah situs bersejarah yang telah ada selama lebih dari delapan ratus tahun. Petirtaan Watugede, kolam mandi kuno berasal dari zaman Kerajaan Singhasari, diyakini pernah menjadi tempat mandi bagi Ken Dedes, ratu agung yang namanya

“Batik Sebagai Identitas Seni Dan Budaya Bangsa”
Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki kekayaan budaya yang sangat beragam. Salah satu warisan budaya yang menjadi kebanggaan bangsa adalah batik. Batik bukan sekadar kain bermotif, melainkan karya seni yang mengandung nilai sejarah, filosofi, dan identitas budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi. Keberadaan batik

“Kesenian Ondel-Ondel Sebagai Indentitas Budaya Betawi Di Jakarta”
Di Jakarta, budaya Betawi menjadi salah satu identitas khas Masyarakat ibu kota. Salah satu kesenian tradisional yang paling paling dikenal Adalah ondel-ondel. Ondel-Ondel menupakan boneka raksasa yang biasanya dimainkan secara berpasangan dan ditampilkan dalam acara adat, festival budaya, maupun hiburan Masyarakat. Keberadaan ondel-ondel tidak hanya

“Negeri Rempah yang Lupa Rasa Jamu”
Indonesia dan rempah-rempah memiliki ikatan historis yang sangat kuat, bahkan tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Jika kita melihat kembali catatan sejarah berabad-abad lalu, aroma pala, cengkih, dan kapulaga dari Nusantara sukses mengguncang dunia serta mengubah peta perdagangan global. Kekayaan alam inilah yang menggerakkan armada-armada

“Kepunahan Permainan Nyai Puthut Rakyat: Salah Siapa Teknologi, Lingkungan, atau Generasi Muda?”
Indonesia memiliki kekayaan budaya yang sangat beragam, mulai dari bahasa daerah, kesenian, hingga permainan tradisional yang diwariskan secara turun-temurun. Permainan tradisional bukan hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran yang mengajarkan nilai kerja sama, sportivitas, komunikasi, dan interaksi sosial kepada anak-anak (Kurniati, 2016).

“Menari Bersama Identitas: Upaya Generasi Muda Menjaga Eksistensi Tari Jalak Lawu Di Era Digital”
Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki kekayaan budaya yang sangat beragam. Setiap daerah memiliki identitas budaya yang menjadi ciri khas sekaligus kebanggaan masyarakatnya. Salah satu bentuk kekayaan budaya tersebut adalah seni tari. Tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, seni tari juga menjadi media untuk menyampaikan nilai-nilai

“Pelestarian Dan Pengenalan Tradisi Bau Nyale Sebagai Warisan Budaya Lombok Kepada Generasi Muda”
Indonesia merupakan negara yang memiliki keberagaman budaya yang sangat kaya. Setiap daerah memiliki adat istiadat, tradisi, bahasa, dan kebiasaan yang berbeda-beda. Keberagaman tersebut menjadi salah satu identitas bangsa yang harus dijaga dan dilestarikan. Salah satu tradisi budaya yang masih bertahan hingga saat ini adalah Tradisi

“Eksistensi Jamu Tradisional Sebagai Pengetahuan Lokal Di Tengah Modernisasi Masyarakat Kota Malang”
Indonesia merupakan negara yang kaya akan warisan budaya, salah satunya adalah pengobatan tradisional berupa jamu. Jamu merupakan minuman herbal berbahan alami, seperti rempah-rempah, yang berakar dari budaya Jawa dan telah diwariskan secara turun-temurun selama berabad-abad. Di tengah arus modernisasi yang semakin pesat, eksistensi jamu tradisional

“Minuman Tradisional Jamu Identitas Bangsa dan Khasiatnya”
Dalam kehidupan sehari-hari di era ini, sudah seberapa sering kita memesan segelas es kopi untuk menemani di kala tumpukan tugas melanda? Pernahkah terbesit di dalam pikiran bahwa Indonesia juga memiliki minuman yang juga telah mendunia dan bahkan telah diakui oleh UNESCO sebagai warisan asli Indonesia?

“Kontradiksi Mpu Purwa: Estetika Modern di Balik Rumpang Sejarah Singhasari”
Ukiran Aksara dan Sejarah Singhasari.
Pada saat memasuki gerbang utama, kita akan disambut oleh bangunan megah yang penuh histori, Setiap dinding yang dilalui memiliki ukiran kesejarahan yang penuh makna. Museum Mpu Purwa yang berlokasi di Malang, setiap prasasti yang hadir seperti membawa kita melintasi ruang

“Mengenal Sejarah Malang Tahun 935 M Melalui Batik Tulis Bunulrejo”
Letak dan Lokasi Strategis Kampung Batik Bunulrejo
Kampung Wisata Batik Bunulrejo terletak di Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Pusat pemberdayaan ekonomi kreatif ini berlokasi di kawasan Kampung Edukasi RW 10. Sentra ini menjadi daya tarik wisata budaya karena lokasinya yang strategis di tengah kota

“Candi Wonorejo Madiun: Warisan Sunyi Yang Menunggu Diakui”
Ketika Sejarah Tidur di Bawah Tanah
Ada sesuatu yang ganjil sekaligus menyentuh ketika kita berdiri di hadapan sebuah situs purbakala yang tersembunyi di antara hamparan sawah dan rumah warga. Tidak ada papan reklame besar, tidak ada sorot lampu dramatis, tidak ada antrean wisatawan yang berselfie.

“Pandangan Generasi Muda Terhadap Bahasa Jawa”
Di tengah derasnya arus globalisasi dan dominasi bahasa asing dalam percakapan sehari-hari, patut dipertanyakan apakah generasi muda benar-benar mulai melupakan bahasa Jawa? Faktanya, penggunaan bahasa di kalangan anak muda sering kali memperlihatkan kecenderungan untuk memilih bahasa yang dianggap lebih praktis dan universal. Namun, ada pertimbangan

“Kupatan Kecamatan Sugio: Merawat Silaturahmi, Menjaga Identitas Budaya Lamongan”
LAMONGAN – Di tengah derasnya arus modernisasi dan digitalisasi yang mengikis sekat-sekat sosial, masyarakat Kabupaten Lamongan, khususnya di wilayah Kecamatan Sugio, masih memegang teguh warisan leluhur yang sarat akan makna. Salah satu manifestasi budaya yang tetap eksis dan hidup di tengah masyarakat adalah Tradisi Kupatan

“Di Bawah Cahaya Layar, Cerita Rakyat Nusantara Kian Meredup Bahkan Di Tempat Lahirnya”
Pergeseran Pola Hiburan Anak di Era Digital
Sejak jauh sebelum hadirnya televisi, gawai, dan media digital, masyarakat nusantara telah memiliki tradisi bertutur yang menjadi sarana hiburan sekaligus pendidikan antargenerasi. Cerita rakyat hidup di ruang-ruang sederhana, di beranda rumah, di bawah sinar samar lampu minyak, atau

“Ketika Sila Pertama Diuji: Intoleransi Berbasis Agama dan Krisis Ideologi Pancasila”
Indonesia adalah negara yang berdiri di atas fondasi Pancasila sebagai ideologi bangsa. Sila pertama, “Ketuhanan Yang Maha Esa”, menjamin hak setiap warga negara untuk memeluk dan menjalankan ibadah sesuai agama dan kepercayaannya. Namun, realitas di lapangan seringkali bertolak belakang dengan cita-cita luhur tersebut. Kasus pembubaran

“Tari Jaipong Sebagai Warisan Budaya: Menjaga Identitas Sunda Dalam Pusaran Global Dan Pembentukan Karakter Generasi Muda”
Pendahuluan
Tari Jaipong adalah seni tari tradisional yang berasal dari Jawa Barat, Indonesia. Tarian ini memadukan gerak yang dinamis, ekspresif, dan energik dengan iringan musik tradisional yang ritmis. Sebagai identitas budaya masyarakat Sunda, Jaipong telah dikenal luas baik di tingkat nasional maupun internasional karena keunikan

“Eksistensi Kesenian Bantengan Di Kalangan Generasi Muda Kota Malang”
Eksistensi yang Perlu Diperjuangkan Bersama
Kesenian Bantengan bukan sekadar warisan masa lalu, ia adalah cermin identitas dan kekayaan budaya Kota Malang yang terus relevan jika dirawat dengan sungguh-sungguh. Eksistensinya di kalangan generasi muda bukan sesuatu yang dapat diserahkan begitu saja pada mekanisme pasar atau arus

“Di Balik Kesunyian Bromo, Ada Kekhidmatan Yang Menyatu Dengan Lantunan Doa Para Leluhur”
Di balik hamparan lautan pasir yang membentang luas dan megahnya Gunung Bromo yang selama ini menjadi ikon pariwisata Jawa Timur, tersimpan sebuah ritual sakral yang telah diwariskan lintas generasi. Ritual tersebut adalah Yadnya Kasada, tradisi tahunan masyarakat Suku Tengger yang menjadi wujud rasa syukur kepada

“Pancasila Dan Pertanian Ramah Lingkungan: Bukan Sekadar Teori Di Ruang Kelas”
Pertanian dan Tantangan Lingkungan
Kerusakan lingkungan akibat praktik pertanian konvensional semakin menjadi perhatian. Penggunaan pupuk dan pestisida kimia secara berlebihan dapat menurunkan kualitas tanah, mencemari air, serta mengganggu keseimbangan ekosistem. Kondisi ini menunjukkan bahwa sektor pertanian tidak hanya dituntut menghasilkan pangan, tetapi juga menjaga keberlanjutan

“Batik Topeng Malangan: Menjadi Barang Fashion Di Industri Kain”
Pemilihan motif batik topeng:wajah asli Kota Malang
Kota Malang merupakan kota yang terletak di Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Malang, dengan destinasi yang sering dipilih oleh masyarakat Indonesia. Menurut wijaya et al. 2023, Pada tahun 2016, ada sekitar 9.535 Wisatawan mancanegara serta 3,9 juta wisatawan nasional

“Makna Lompat Batu Di Pulau Nias Dalam Era Modern Antara Simbol Kejantanan Dan Atraksi Wisata”
Pendahuluan
Indonesia merupakan negara yang memiliki keberagaman budaya yang diwariskan secara turun-temurun. Budaya menjadi identitas suatu daerah sekaligus mencerminkan nilai sosial masyarakatnya. Salah satu budaya yang masih dikenal hingga saat ini adalah Fahombo Batu atau lompat batu dari Pulau Nias, Sumatera Utara. Tradisi ini menampilkan

“Grebeg Pancasila: Tradisi yang Menghidupkan Pancasila atau Sekadar Seremonial?”
Di tengah derasnya arus modernisasi dan perkembangan budaya populer, berbagai tradisi lokal di Indonesia menghadapi tantangan dalam mempertahankan makna dan eksistensinya. Tidak sedikit tradisi budaya yang pada akhirnya hanya dipandang sebagai kegiatan seremonial tahunan tanpa pemahaman mendalam terhadap nilai filosofis yang terkandung di dalamnya. Padahal,

“Pandangan Generasi Muda Terhadap Tradisi Selametan Sebagai Warisan Budaya Lokal”
Makna Selamtean Bagi Generasi Muda
Di tengah perkembangan zaman yang semakin modern, masyarakat Indonesia menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan budaya lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun. Masuknya budaya luar melalui media sosial, perubahan gaya hidup, hingga meningkatnya kesibukan generasi muda membuat sebagian tradisi mulai jarang

“Eksistensi Jajanan Pasar Tradisional Khas Malang di Tengah Gempuran Makanan Modern Pada Mahasiswa di Lingkungan Universitas Brawijaya”
Eksistensi Jajanan Pasar Tradisional Khas Malang di Lingkungan Kampus
Observasi dilakukan di kawasan Jalan Veteran, tepatnya di sekitar Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya. Pada lokasi tersebut terdapat seorang pedagang jajanan pasar tradisional yang berjualan secara berkeliling di area kampus pada sore hingga malam hari, sekitar pukul

“Pelestarian Permainan Rakyat Sebagai Upaya Memperkuat Nilai Persatuan dan Kepedulian Sosial”
I. Pendahuluan
Sore hari di lingkungan perumahan atau desa sekarang rasanya jauh lebih sunyi dibandingkan sepuluh atau dua puluh tahun lalu. Dulu, suara anak-anak bermain di lapangan kecil depan rumah terdengar hampir setiap sore. Ada yang berlari sambil memainkan gobak sodor, ada yang tertawa

“Seberapa Sering Kita Tertawa Di Dalam Grup Chat Tanpa Sadar Sedang Melukai Seseorang?”
Pertanyaan itu mungkin terdengar berlebihan, sampai kita membayangkan apa yang bisa terjadi di balik layar sebuah grup WhatsApp mahasiswa yang tampak biasa. Sebuah grup percakapan yang awalnya dibuat untuk koordinasi akademik, perlahan berubah menjadi ruang yang memuat komentar vulgar, mengobjektifikasi, dan merendahkan martabat sesama mahasiswa

“Perkembangan Kerajinan Topeng Malangan sebagai Identitas Budaya Lokal”
Sejarah dan Latar Belakang Topeng Malangan
Topeng Malangan merupakan salah satu bentuk seni tradisional yang berkembang di wilayah Malang Raya, khususnya di Kabupaten Malang. Seni topeng ini erat kaitannya dengan pertunjukan Wayang Topeng Malangan yang mengangkat cerita Panji, yaitu kisah klasik Jawa yang populer sejak

“Perkembangan Pencak Silat melalui Pagar Nusa sebagai Upaya Pelestarian Budaya dan Pembentukan Karakter Generasi Muda”
Di tengah era globalisasi dan kemajuan teknologi yang terus melesat, perhatian generasi muda terhadap budaya tradisional Indonesia mulai menurun. Banyak anak muda lebih memilih menghabiskan waktu dengan perangkat elektronik dan media sosial daripada mendalami budaya lokal yang merupakan identitas bangsa. Situasi ini menjadi tantangan besar

“Di Balik Tradisi Nyadran: Modal Sosial dan Kerukunan Warga yang Tak Bisa Dibeli”
Ada sebuah ironi yang tumbuh di tengah masyarakat modern hari ini. Kota-kota besar menawarkan kenyamanan melalui kelengkapan fasilitas dan perkembangan teknologi yang cepat, namun sering kali gagal memberikan rasa hangat kebersamaan. Masyarakat urban kini terjebak dalam isolasi sosial yang aneh: mereka bisa dengan mudah mengenal

“Merantau Tanpa Kehilangan Akar: Menjaga Denyut Bahasa Batak di Tanah Jawa”
Bahasa bukan sekadar alat komunikasi
Keberadaan bahasa tidak terbatas pada fungsinya sebagai alat komunikasi. Audrey Azoulay, Direktur Jenderal UNESCO, menegaskan bahwa bahasa memuat nilai, keyakinan, dan identitas suatu masyarakat sekaligus menjadi sarana untuk mewariskan tradisi dan pengetahuan (UNESCO, 2018). Bagi masyarakat Batak, bahasa menjadi bagian

“Ngalam” Tak pernah Hilang: Eksistensi Bahasa Walikan di Kalangan Generasi Muda Malang”
Bahasa merupakan salah satu identitas budaya yang mencerminkan karakter suatu daerah. Di Kota Malang, terdapat salah satu bentuk bahasa unik yang dikenal sebagai bahasa Walikan Malang. Menurut Hidayani & Macaryus (2019), keunikan daripada bahasa Walikan terdapat pada bentuk kata-katanya yang dibalik. Namun, bahasa yang dibalik

“Ritus Pemakaman Adat Batak, Warisan Budaya atau Sekedar Formalitas?”
Indonesia merupakan negara yang kaya akan budaya dan tradisi yang diwariskan secara turun-temurun. Salah satu bentuk kekayaan budaya tersebut terlihat dalam ritus pemakaman adat Batak di Sumatera Utara. Bagi masyarakat Batak, kematian bukan sekadar akhir dari kehidupan seseorang, melainkan bagian dari perjalanan spiritual dan sosial

“Bahasa Walikan dan Ngalam Culture: Menjaga Identitas Lokal di Era Digital”
Di era globalisasi dan perkembangan teknologi digital, pola komunikasi masyarakat mengalami perubahan yang signifikan. Media sosial mendorong munculnya berbagai istilah baru yang banyak digunakan oleh generasi muda, sehingga penggunaan bahasa daerah mulai berkurang. Padahal, bahasa daerah tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga merupakan

“Di Tengah Duka, Ada Tuntutan: Tradisi Selametan Kematian di Malang yang Sulit Ditolak”
Tradisi yang Mengakar
Tradisi selametan kematian atau yang sering disebut tahlilan masih menjadi bagian yang melekat dalam kehidupan masyarakat Jawa. Tradisi ini biasanya dilakukan melalui doa bersama pada hari-hari tertentu setelah kematian, seperti tiga hari, tujuh hari, empat puluh hari, hingga seribu hari. Dalam

“Jejak Batu, Napas Tradisi: Daya Tarik di Pelataran Candi Penataran Blitar”
Cagar budaya merupakan aset kultural yang mengandung nilai-nilai budaya dan sosial masyarakat. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 Pasal 1 disebutkan bahwa “Cagar budaya adalah warisan budaya bersifat kebendaan berupa benda cagar budaya, bangunan cagar budaya, struktur cagar budaya, situs cagar budaya, dan kawasan cagar

“Tradisi Gotong Royong Di Tengah Perubahan Zaman: Realitas Sosial Masyarakat Di Malang”
Pernahkah kamu melihat kerja bakti yang ramai, tapi terasa sepi? Warga datang, cangkul dibawa, tapi percakapan hanya basa-basi dan begitu selesai, semua langsung pulang tanpa banyak bicara. Di Kota Malang, gotong royong memang belum hilang. Tapi ada pertanyaan yang perlu kita jawab: apakah kita masih

“Orang Batak Tapi Ga Bisa Bahasa Batak, Emangnya Itu Wajar?”
Bahasa Batak bukan sekadar alat komunikasi. Ia adalah sistem pengetahuan yang lahir dari peradaban tua di tepi Danau Toba, berkembang selama berabad-abad bersama tradisi lisan, sistem aksara, dan ritual adat yang kaya. Rumpun bahasa Batak mencakup setidaknya enam dialek utama, yakni Toba, Karo, Pakpak/Dairi, Simalungun,

Bahasa Ibu di Ujung Senyap: Kepunahan Bahasa Daerah sebagai Ancaman terhadap Persatuan Bangsa
Oleh: SALWA CANTIKA RAMADHANI SOFIYAN (Universitas Brawijaya) I. LATAR BELAKANGDi sebuah desa kecil di pesisir Maluku, seorang nenek berbicara dalam bahasa yang tidak lagi dipahami oleh cucunya sendiri. Bukan karena si cucu tidak mau belajar, tetapi karena tidak ada ruang yang pernah mengajarkannya bahwa bahasa

LOKANANTA MENYUARA: Langkah Nyata Merawat Persatuan BangsaMelalui Pemajuan Kebudayaan di Tengah Arus Globalisasi
Rafsanjani Hipatia Hanif (Universitas Brawijaya) PendahuluanSuatu sore di bulan Juni 2023, halaman Jalan Ahmad Yani No. 379 Surakarta mendadak penuh sesak. Dua puluh satu penyanyi lintas generasi berdiri di panggung yang sama, menyanyikan lagu-lagu yang dulu lahir dari gedung tua di belakang mereka. Gedung itu

“Ketika Layar Menggantikan Lapangan: Pudarnya Gobak Sodor di Era Digital”
Coba ingat kapan terakhir kali kamu melihat anak-anak bermain gobak sodor di lapangan. Kalau susah mengingatnya, mungkin memang sudah sangat lama. Permainan yang dulu selalu ramai dimainkan setiap sore itu kini hampir tidak pernah terlihat lagi. Lapangannya masih ada, anak-anaknya juga masih ada, tapi mereka

“Getir Andaliman: Jejak Rasa dan Identitas Batak di Tanah Rantau”
Pendahuluan
Kuliner bukan hanya sekadar pengisi perut, tetapi juga cara sebuah budaya tetap hidup di tengah perubahan zaman dan sering kali menjadi hal pertama yang dirindukan seseorang ketika jauh dari rumah. Di balik aroma dan rasa sebuah masakan, tersimpan identitas budaya yang sulit tergantikan. Bagi

“Ngaben: Lebih dari Sekadar Ritual, Sebuah Bakti Tulus untuk Leluhur”
Mengutip dari (Sakka & Reski, 2025) dalam ajaran Agama Hindu terdapat suatu ajaran yang secara umum menjelaskan tentang 5 macam persembahan yang biasa disebut sebagai Panca Yadnya. Panca Yadnya ini terdiri dari Dewa Yadnya (persembahan kepada dewa), Pitra Yadnya (persembahan kepada leluhur), Rsi Yadnya (persembahan

“Ironi di Jantung Kampus Perjuangan: Ketika Calon Penegak Hukum Justru Menjadi Pelaku”
Ironi terjadi ketika kampus yang seharusnya menjadi ruang pembelajaran keadilan, hak asasi manusia, dan etika justru menjadi tempat lahirnya praktik yang merendahkan martabat manusia. Kasus grup chat mesum yang melibatkan mahasiswa hukum bukan sekadar pelanggaran norma sosial, melainkan cerminan kegagalan internalisasi nilai kemanusiaan dalam pendidikan

Adat Istiadat di Era Digital: Bisakah Musyawarah Mufakat Bertahan dari Gempuran Polarisasi Media Sosial?
Oleh: Kenzo Huang (Universitas Brawijaya) PendahuluanDahulu, Balai Desa atau ruang-ruang pertemuan adat adalah pusat gravitasi sosial kita yang paling umum. Di sana, terjadi dialog-dialog, di mana waktu seolah melambat untuk memberi ruang bagi setiap suara agar didengar dengan keterbukaan. Namun hari ini, pusat gravitasi itu

“Menjaga Eksistensi Candi Badut Sebagai Warisan Budaya di Tengah Modernisasi”
Candi Tertua di Tengah Kota
Tidak jauh dari pusat Kota Malang, di antara perumahan warga dan hiruk pikuk kendaraan, berdiri sebuah bangunan bersejarah yang sudah ada jauh sebelum Indonesia lahir sebagai sebuah negara. Namanya Candi Badut, candi yang telah berdiri sejak tahun 760 Masehi

“Digitalisasi Manuskrip Serat Centhini: Menghidupkan Kuliner Kuno Nusantara di Era Media Sosial”
Setiap hari, jutaan aplikasi resep di internet menawarkan resep rendang dalam 30 menit, ayam goreng krispi tujuh langkah mudah, atau sop buntut tanpa ribet. Apa yang kita temui saat ini serba praktis dan instan. Namun, jauh sebelum dunia modern ini lahir, nenek moyang kita sudah

“PertaminaGate 2025: Menggugat Runtuhnya Fondasi Filosofis Bangsa di Tengah Megaskandal Korupsi”
Belakangan ini, publik kembali dikejutkan dengan berbagai laporan mengenai praktik korupsi yang merambah hingga ke sektor-sektor strategis pemerintah. Indeks persepsi korupsi indonesia yang masih stagnan menunjukkan bahwa masalah ini bukan sekadar persoalan oknum, melainkan telah menjadi masalah struktural yang berakar kuat. Seringkali kita mendengar pembelaan

“TNI Masuk Kampus: Bela Negara atau ancaman Demokrasi?”
Revisi Undang-Undang TNI tahun 2025 membuka ruang lebih luas bagi prajurit aktif untuk hadir di ranah sipil, termasuk perguruan tinggi. Beberapa kampus di Indonesia sudah menjalin kerja sama dengan TNI dalam bentuk program bela negara, sosialisasi kebangsaan, hingga kolaborasi riset. Fenomena ini memunculkan perdebatan sengit:

“Di Balik Estalase Kebangsaan: Menemukan Pancasila Sebagai “Ikatan Rasa” dan Penawar Kerapuhan Sosial”
Retret dari Keramaian Kosmetik
Ada sebuah penyakit modern yang perlahan tapi pasti sedang menggerogoti kota-kota besar kita. Kita hidup di era di mana konektivitas fisik berada di titik tertingginya, namun kedekatan emosional berada di titik terendahnya. Kita bisa terhubung dengan ribuan orang lewat pengikut di

“Menurunnya Penggunaan Bahasa Jawa Inggil di Kalangan Generasi Muda di Malang”
Pendahuluan
Krama Inggil merupakan tingkatan bahasa Jawa tertinggi yang digunakan sebagai bentuk penghormatan kepada lawan bicara yang lebih tua atau memiliki status sosial yang lebih tinggi. Bahasa ini tidak hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai media untuk mempertahankan nilai-nilai dan identitas budaya Jawa. Namun,

“Eksplorasi Sejarah dan Keunikan Arsitektur Candi Badut di Malang”
Keberadaan Peradaban Candi Badut
Di tengah perkembangan kota malang saat ini terdapat peninggalan candi tertua di Jawa Timur yang menjadi awal perkembangan agama Hindu pada saat itu, yaitu Candi Badut. Candi Badut berada di Jl. Raya Candi V No.5D, Doro, Karangwidoro, Kec. Dau, Kabupaten

“Bebas Berorganisasi atau Tidak : Hak Mahasiswa Menentukan Jalan”
Menurut Hakim, Yudistira. (2025), Perdagangan manusia merupakan salah satu bentuk kejahatan berat yang mengancam keselamatan, martabat, dan nilai kemanusiaan.

“Menjadikan Pancasila ‘Kompas’ dalam Membangun Ruang Aman yang Inklusif”
Beberapa waktu lalu, publik kembali dikejutkan dengan kasus kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan Universitas Indonesia, tepatnya di Fakultas Hukum.

“Konten SARA dan Dark Jokes: Mengungkap Krisis Etika di Media Sosial”
Media sosial sering dipuji sebagai ruang yang paling bebas. Siapa pun bisa bicara, bercanda, mengomentari isu, bahkan membangun pengaruh tanpa harus melewati media besar.

“Kuliah, Investasi Masa Depan atau Investasi Bodong?”
Kuliah itu scam, tiga kata yang sering dijumpai di media sosial beberapa waktu lalu hingga saat ini.

“Kemajuan atau Kemunduran? Saat IPTEK Lepasdari Nilai-Nilai Pancasila”
Kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) di Indonesia saat ini seperti pedang bermata dua yang memisahkan realitas sosial kita.

“Krisis Etika di FH UI: Tinjauan Kasus Pelecehan Seksual dalam Perspektif Pancasila, Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia”
Pendidikan tinggi sering kali diagungkan sebagai pusat keilmuan sekaligus benteng terakhir penjaga moralitas bangsa, di mana idealisme tentang manusia yang “beradab” didengungkan sebagai jati diri utama.

“Ketika Timah Dijarah: Di Mana Nilai-Nilai Pancasila?”
Beberapa waktu lalu, nama Harvey Moeis mendadak menjadi buah bibir di mana-mana. Bukan karena prestasi, bukan karena inovasi, melainkan karena sebuah angka yang sulit dicerna akal sehat: Rp300 triliun

“Kekerasan Seksual sebagai Cermin Rapuhnya Etika Pancasila di Fakultas Hukum Universitas Indonesia”
Dunia pendidikan tinggi di Indonesia tengah disorot akibat maraknya kasus pelanggaran etika di lingkungan kampus. Padahal, kampus seharusnya menjadi ruang yang menjunjung tinggi nilai moral, kemanusiaan, dan prinsip Pancasila.

“Dilema KTP dan Keyakinan: Saat Negara ‘Memaksa’Masyarakat Adat Memilih Identitas”
Konstelasi kehidupan beragama di Indonesia sering kali terjebak dalam pusaran standarisasi administratif yang bersifat kaku dan mekanistis.

“Intoleransi di Tengah Keberagaman: Masihkah Pancasila Menjadi Pedoman Bangsa?”
Beberapa waktu terakhir, masyarakat Indonesia dihadapkan pada berbagai persoalan sosial yang menunjukkan semakin besarnya tantangan terhadap penerapan nilai-nilai Pancasila.

“Kenapa Fujoshi Bersembunyi Saat Membaca?”
Fujoshi adalah istilah dari Jepang yang merujuk pada perempuan penggemar karya bertema hubungan romantis antar laki-laki atau Boys’ Love (BL)

“Peran Pancasila sebagai Fondasi Etika dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan di Era Modern”
Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di Indonesia saat ini ibarat arus sungai yang mengalir deras membawa manfaat besar, namun juga menyimpan potensi bahaya jika tidak diarahkan dengan baik.

“Ketika Sawit Jadi Bensin : Solusi Energi atau Ancaman Lingkungan?”
Kebutuhan energi di Indonesia terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk, aktivitas industri, transportasi, dan pembangunan ekonomi.

“Kartini Yang Tidak Dirayakan : Perempuan Di Luar Narasi Kemajuan”
Raden Ajeng Kartini merupakan pelopor yang melawan tradisi demi pendidikan dan pembebasan. Namun, saat ini, narasi kemajuan tersebut seolah terhenti pada keberhasilan sekelompok perempuan di puncak karier.

“Ketahanan Pangan atau Ketahanan Ilusi? Menguji Argumentasi Pemimpin Negara Untuk Keberlangsungan Bangsa” Oleh Firza Azzam Fadilla
Pernyataan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam sebuah forum dialog publik “Presiden Prabowo Menjawab: Bagian 1”, yang tanyang baru-baru ini kembali menegaskan satu gagasan klasik bahwa “pangan adalah fondasi utama peradaban, dan karenanya negara harus menjadikannya prioritas mutlak dalam menjaga kemerdekaan bangsa secara berkelanjutan.”

“Bangunan Suci & Toleransi Beragama Pada Masa Mataram Kuno”
Bangunan Suci Adalah Sebuah Bangunan Atau Tempat Yang Dianggap Sakral Dan Dihormati Oleh Umat Beragama Karena Di Sana Mereka Beribadah Dan Berdoa Kepada Tuhan.

“Strategi Ratu Kalinyamat Melawan Dominasi Portugis”
Pada abad ke-16, kawasan Asia Tenggara mengalami perubahan besar dalam jaringan perdagangan setelah kedatangan Portugis ke Nusantara.

“Prasasti Harinjing: Ketika Sebuah Batu Andesit Menyimpan Akar Peradaban Jawa dan Menjadi Penentu Identitas Sebuah Kota”
Di salah satu sudut Museum Nasional Indonesia, ada sepotong batu andesit setinggi 118 sentimeter yang berdiri tanpa banyak bicara.

“Disintegrasi Ketika Pemilu”
Pemilihan umum merupakan salah satu wujud nyata dari pelaksanaan demokrasi di Indonesia.
Soendari Batik and Art Hadirkan Kuliah Budaya, Dokumenter, dan Demonstrasi Membatik dalam Pameran Batik Terang Bulan di Manila
Manila, 16 Juni 2026 — Pameran Batik Indonesia bertajuk From Java to Manila: Batik Terang Bulan as Living Heritage kembali berlanjut pada Selasa, 16 Juni 2026, di Learning Commons Exhibition
Batik Terang Bulan Bersinar di Manila: Dari Jawa untuk Persahabatan Indonesia–Filipina
Manila, 15 Juni 2026 — Pameran Batik Indonesia bertajuk From Java to Manila: Batik Terang Bulan as Living Heritage resmi dibuka pada Senin, 15 Juni 2026, di Learning Commons Exhibition
Perluas Jangkauan Riset, Tim Peneliti Gelar Observasi Awal Dukun Calak di Cepu dan Ngawi
NGAWI – Tim peneliti yang beranggotakan 4 orang terus bergerak aktif dalam mendalami realitas sejarah dan budaya terkait praktisi khitan tradisional di tanah Jawa. Setelah merampungkan agenda di beberapa wilayah
Telusuri Eksistensi Dukun Calak, Tim Peneliti Lakukan Riset Lapangan Etnohistori di Bojonegoro
BOJONEGORO – Dalam upaya membedah realitas sejarah dan budaya masyarakat Jawa, sebuah tim peneliti yang beranggotakan 4 orang sukses melaksanakan rangkaian riset lapangan (fieldwork) mendalam mengenai praktisi khitan tradisional. Riset
Menelisik Dinamika Dukun Calak: Menguak Relasi Medis Tradisional dan Modern dalam FGD Hybrid
MALANG – Dalam upaya membedah realitas sejarah dan budaya masyarakat Jawa, sebuah diskusi kelompok terarah (Focus Group Discussion/FGD) bertajuk “Eksistensi dan Dinamika Khitan Dukun Calak” sukses digelar pada Senin, 27

“PEMILU DI ERA DIGITAL: DEMOKRASI YANG DIPERTARUNGKAN DI MEDIA SOSIAL”
“Demokrasi yang sehat adalah cerminan dari informasi yang jernih dan kejujuran yang terjaga.”Kalimat ini bukan sekadar rangkaian kata yang terdengar idealis, melainkan sebuah peringatan bagi kita semua di tengah derasnya

“Jelajah Pasar Terapung Banjarmasin : Harta Karun Banjar Di SungaiMartapura Kearifan Tradisional Mulai Terlupakan Pada Akhirnya DiaTerinovasi Untuk Menyeimbangkan Tren”
PENGANTARPasar terapung merupakan salah satu ikon budaya yang melekat kuat pada kehidupan masyarakat di Kalimantan Selatan. Keberadaan pasar ini tidak terlepas dari karakter geografis wilayah yang didominasi oleh sungai, sehingga

Karikatur “Perundungan di Lingkungan Sekolah: Cerminan Krisis Etika Generasi Muda dalam Perspektif Pancasila”
Sumber Gambar: (Olahan Penulis, 2026). Kasus perundungan di lingkungan sekolah terus menjadi ironi dalam dunia pendidikan Indonesia. Sekolah yang seharusnya menjadi ruang aman dan nyaman bagi peserta didik justru kerap

Karikatur “Sekolah sebagai Ruang Impunitas: Pelanggaran HAM Anak dan Kegagalan Institusional dalam Kasus Perundungan Bekasi 2026 dalam Perspektif Ajining Diri Ana Ing Lathi”
Sumber Gambar (Olahan Penulis, 2026). Beberapa waktu lalu, dunia pendidikan kembali dikejutkan oleh sebuah kasus bullying yang menimpa seorang siswa SMA Negeri di Kota Bekasi pada awal tahun 2026. Berawal

“Dari Lapangan ke Layar: Krisis Permainan Tradisional dalam Era Gadget dan Relevansinya dengan Pancasila”
A. PendahuluanDi tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, penggunaan gadget telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja. Kehadiran berbagai permainan modern berbasis teknologi menawarkan hiburan

“MBG: Antara Ambisi Negara dan Pertaruhan Ketahanan Pangan Bangsa”
Pada Januari 2025, Pemerintah dengan penuh percaya diri meluncurkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yaitu program sosial dengan target 82,9 juta penerima manfaat dan anggaran Rp71 triliun hanya untuk satu

Menjual Tradisi di Era Konten: Ketika Budaya Lokal Jadi Komoditas Digital
Sumber Gambar: https://mahasiswaindonesia.id/dari-panggung-ke-layar-seni-tari-komunikasi-dan-viralnya-budaya-di-era-digital/ PendahuluanDi tengah banjir konten media sosial, budaya lokal ternyata masih mampu menarik perhatian publik. Tidak sulit menemukan video tarian tradisional yang viral, konten kreator yang mempromosikan pakaian

Karikatur “Sambat Sumbat di Suhat”
Sumber Gambar: (Olahan Penulis, 2026). Banjir di Malang menjadi salah satu isu yang sering diperbincangkan karena berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat sehari-hari. Fenomena ini menunjukkan bahwa banjir bukan hanya peristiwa

“Dibalik Deposito Palsu: Kelalaian Sistemik yang Mencederai Keadilan Sosial”
Belum lama ini, dunia massa di Indonesia diguncang oleh terungkapnya kasus penggelapan dana Gereja Aek Nabara di Rantauprapat, Sumatera Utara, senilai Rp28 miliar. Dana tersebut merupakan tabungan jemaat yang diperuntukkan

Karikatur “Alam Dijual, Kearifan Lokal Ditinggal”
Sumber Gambar: (Olahan Penulis, 2026). Karikatur yang dirancang oleh kelompok mahasiswa yang beranggotakan Muhammad Isal Ardiansyah, Danu Widi Pangestu, Naufal Febrian, Kusnia Tri Cahya, dan Norine Anindya Sambur ini mengangkat

“RELEVANSI PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA DI ERA MODERN”
Kita hidup di zaman yang bergerak sangat cepat. Teknologi berkembang pesat, informasi mengalir tanpa henti, dan pengaruh budaya dari luar negeri masuk dengan begitu mudah. Di tengah semua itu, muncul

“Karikatur sebagai Kritik Filsafat Pancasila terhadap Nilai Pancasila : Bukan Hanya Dihafalkan, Tetapi Diterapkan dalam Kehidupan Sehari-hari”
Sumber Gambar: (Olahan Penulis, 2026) Kehidupan berbangsa dan bernegara pada era kontemporer menempatkan Pancasila tidak hanya sebagai rangkaian sila yang tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, tetapi sebagai sistem nilai

Karikatur: “Tameng Penjaga Keberagaman: Pancasila di Arus Modernisasi”
Sumber Gambar: (Olahan Penulis, 2026) Karikatur berjudul “Tameng Penjaga Keberagaman: Pancasila di Arus Modernisasi” menggambarkan Pancasila sebagai tameng utama yang berperan melindungi keberagaman Indonesia di tengah perkembangan zaman yang semakin
Festival Budaya sebagai Sarana Pemajuan KebudayaanFestival Budaya sebagai Sarana Pemajuan Kebudayaan
Ulfa Alfiah (Universitas Brawijaya) I. LATAR BELAKANG Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki keberagaman budaya yang sangat kaya. Setiap daerah mempunyai ciri khas budaya masing-masing, mulai dari bahasa daerah, tarian
Regenerasi Petani sebagai Urusan Kebangsaan, Bukan Sekadar Urusan Profesi
Oleh: Muhammad ‘Azizul Muttaqin (Universitas Brawijaya) PendahuluanIndonesia suka berbicara tentang kedaulatan pangan, tetapi sering lupa pada orang yang membuat pangan itu tetap ada, yaitu petani. Di Jawa Tengah misalnya, survei

“Identitas Arek Malang di Tengah Kehadiran Mahasiswa Multikultural: Bertahan atau Beradaptasi?”
Kota Malang dikenal sebagai salah satu kota pendidikan di Indonesia yang setiap tahunnya menerima ribuan mahasiswa dari berbagai daerah, suku, bahasa, dan latar belakang budaya yang berbeda. Banyaknya perguruan tinggi

“KRISIS IKLIM MENGANCAM SAWAH KITA: MENGHIDUPKAN NILAI PANCASILA DALAM MASA DEPAN PERTANIAN INDONESIA”
Perubahan iklim menjadi salah satu tantangan terbesar yang dihadapi sektor pertanian Indonesia saat ini. Cuaca yang semakin tidak menentu membuat para petani kesulitan menentukan waktu tanam dan panen yang tepat.

“IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PANCASILA SEBAGAI LANDASANSTRATEGIS DALAM PENYELESAIAN PERMASALAHANPERTANIAN DI INDONESIA”
PENDAHULUANSektor pertanian memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional Indonesia karena menjadi penopang utama ketahanan pangan, penyedia lapangan kerja, dan sumber penghidupan bagi sebagian besar masyarakat pedesaan. Pertanian tidak hanya berfungsi

Pancasila di Ruang Digital: Filter Moral di Tengah Arus Globalisasi
Globalisasi yang berlangsung secara masif telah mengubah pola interaksi di Indonesia secara drastis, memindahkan pusat aktivitas sosial dari dunia fisik ke ruang digital yang tanpa sekat. Meskipun transformasi ini menawarkan

“Kampung Sanan Harus Dipandang Sebagai Warisan Pengetahuan Tradisional, Bukan Sekadar Sentra Tempe”
Kampung Sanan selama ini dikenal sebagai sentra produksi tempe yang menjadi salah satu ikon Kota Malang. Berbagai produk olahan tempe dari kawasan ini tidak hanya menopang perekonomian masyarakat setempat, tetapi

”Sekar Lodra Menjadi Tren Terkini: Ekspresi Generasi Z Dalam Meningkatkan Tarian Klasik”
Pada era ketika globalisasi digital berkembang sangat pesat, Generasi Z hidup dalam kebudayaan yang berubah secepat informasi di media sosial. Tren muncul dan lenyap dalam sekejap. TikTok, Instagram Reels, dan

“Tradisi Manganan (Sedekah Bumi) Di Bojonegoro: Menjaga Budaya Warisan Ditengah Modernisasi”
Mengenal Tradisi Manganan di Bojonegoro
Indonesia memiliki beragam budaya yang diwariskan secara turun-temurun oleh nenek moyang. Salah satu tradisi yang masih dilestarikan oleh masyarakat Bojonegoro adalah Manganan. Tradisi ini merupakan

“Permainan Tradisional Engklek Pada Anak Usia Sekolah Dasar Di Lingkungan Sekitar”
Permainan tradisional merupakan bagian dari budaya Indonesia yang diwariskan secara turun-temurun. Selain menjadi sarana hiburan, permainan tradisional juga memiliki manfaat bagi perkembangan fisik, sosial, dan emosional anak. Namun, perkembangan teknologi

“Wisata Kampung Keramik Dinoyo Sebagai Identitas Budaya Dan Potensi Ekonomi Kreatif Kota Malang”
Di tengah perkembangan Kota Malang yang semakin modern, masih terdapat kawasan budaya yang mempertahankan identitas lokalnya melalui karya kerajinan tradisional. Salah satu kawasan tersebut adalah Kampung Keramik Dinoyo, sebuah sentra

“Petirtaan Watugede: Antara Warisan Yang Tersisa dan Masa Depan Yang Belum Pasti”
Tersembunyi di Watugede, sebuah desa di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, terdapat sebuah situs bersejarah yang telah ada selama lebih dari delapan ratus tahun. Petirtaan Watugede, kolam mandi kuno berasal dari

“Batik Sebagai Identitas Seni Dan Budaya Bangsa”
Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki kekayaan budaya yang sangat beragam. Salah satu warisan budaya yang menjadi kebanggaan bangsa adalah batik. Batik bukan sekadar kain bermotif, melainkan karya seni yang

“Kesenian Ondel-Ondel Sebagai Indentitas Budaya Betawi Di Jakarta”
Di Jakarta, budaya Betawi menjadi salah satu identitas khas Masyarakat ibu kota. Salah satu kesenian tradisional yang paling paling dikenal Adalah ondel-ondel. Ondel-Ondel menupakan boneka raksasa yang biasanya dimainkan secara

“Negeri Rempah yang Lupa Rasa Jamu”
Indonesia dan rempah-rempah memiliki ikatan historis yang sangat kuat, bahkan tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Jika kita melihat kembali catatan sejarah berabad-abad lalu, aroma pala, cengkih, dan kapulaga dari

“Kepunahan Permainan Nyai Puthut Rakyat: Salah Siapa Teknologi, Lingkungan, atau Generasi Muda?”
Indonesia memiliki kekayaan budaya yang sangat beragam, mulai dari bahasa daerah, kesenian, hingga permainan tradisional yang diwariskan secara turun-temurun. Permainan tradisional bukan hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga menjadi sarana

“Menari Bersama Identitas: Upaya Generasi Muda Menjaga Eksistensi Tari Jalak Lawu Di Era Digital”
Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki kekayaan budaya yang sangat beragam. Setiap daerah memiliki identitas budaya yang menjadi ciri khas sekaligus kebanggaan masyarakatnya. Salah satu bentuk kekayaan budaya tersebut adalah

“Pelestarian Dan Pengenalan Tradisi Bau Nyale Sebagai Warisan Budaya Lombok Kepada Generasi Muda”
Indonesia merupakan negara yang memiliki keberagaman budaya yang sangat kaya. Setiap daerah memiliki adat istiadat, tradisi, bahasa, dan kebiasaan yang berbeda-beda. Keberagaman tersebut menjadi salah satu identitas bangsa yang harus

“Eksistensi Jamu Tradisional Sebagai Pengetahuan Lokal Di Tengah Modernisasi Masyarakat Kota Malang”
Indonesia merupakan negara yang kaya akan warisan budaya, salah satunya adalah pengobatan tradisional berupa jamu. Jamu merupakan minuman herbal berbahan alami, seperti rempah-rempah, yang berakar dari budaya Jawa dan telah

“Minuman Tradisional Jamu Identitas Bangsa dan Khasiatnya”
Dalam kehidupan sehari-hari di era ini, sudah seberapa sering kita memesan segelas es kopi untuk menemani di kala tumpukan tugas melanda? Pernahkah terbesit di dalam pikiran bahwa Indonesia juga memiliki

“Kontradiksi Mpu Purwa: Estetika Modern di Balik Rumpang Sejarah Singhasari”
Ukiran Aksara dan Sejarah Singhasari.
Pada saat memasuki gerbang utama, kita akan disambut oleh bangunan megah yang penuh histori, Setiap dinding yang dilalui memiliki ukiran kesejarahan yang penuh makna. Museum

“Mengenal Sejarah Malang Tahun 935 M Melalui Batik Tulis Bunulrejo”
Letak dan Lokasi Strategis Kampung Batik Bunulrejo
Kampung Wisata Batik Bunulrejo terletak di Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Pusat pemberdayaan ekonomi kreatif ini berlokasi di kawasan Kampung Edukasi RW

“Candi Wonorejo Madiun: Warisan Sunyi Yang Menunggu Diakui”
Ketika Sejarah Tidur di Bawah Tanah
Ada sesuatu yang ganjil sekaligus menyentuh ketika kita berdiri di hadapan sebuah situs purbakala yang tersembunyi di antara hamparan sawah dan rumah warga. Tidak

“Pandangan Generasi Muda Terhadap Bahasa Jawa”
Di tengah derasnya arus globalisasi dan dominasi bahasa asing dalam percakapan sehari-hari, patut dipertanyakan apakah generasi muda benar-benar mulai melupakan bahasa Jawa? Faktanya, penggunaan bahasa di kalangan anak muda sering

“Kupatan Kecamatan Sugio: Merawat Silaturahmi, Menjaga Identitas Budaya Lamongan”
LAMONGAN – Di tengah derasnya arus modernisasi dan digitalisasi yang mengikis sekat-sekat sosial, masyarakat Kabupaten Lamongan, khususnya di wilayah Kecamatan Sugio, masih memegang teguh warisan leluhur yang sarat akan makna.

“Di Bawah Cahaya Layar, Cerita Rakyat Nusantara Kian Meredup Bahkan Di Tempat Lahirnya”
Pergeseran Pola Hiburan Anak di Era Digital
Sejak jauh sebelum hadirnya televisi, gawai, dan media digital, masyarakat nusantara telah memiliki tradisi bertutur yang menjadi sarana hiburan sekaligus pendidikan antargenerasi. Cerita

“Ketika Sila Pertama Diuji: Intoleransi Berbasis Agama dan Krisis Ideologi Pancasila”
Indonesia adalah negara yang berdiri di atas fondasi Pancasila sebagai ideologi bangsa. Sila pertama, “Ketuhanan Yang Maha Esa”, menjamin hak setiap warga negara untuk memeluk dan menjalankan ibadah sesuai agama

“Tari Jaipong Sebagai Warisan Budaya: Menjaga Identitas Sunda Dalam Pusaran Global Dan Pembentukan Karakter Generasi Muda”
Pendahuluan
Tari Jaipong adalah seni tari tradisional yang berasal dari Jawa Barat, Indonesia. Tarian ini memadukan gerak yang dinamis, ekspresif, dan energik dengan iringan musik tradisional yang ritmis. Sebagai identitas

“Eksistensi Kesenian Bantengan Di Kalangan Generasi Muda Kota Malang”
Eksistensi yang Perlu Diperjuangkan Bersama
Kesenian Bantengan bukan sekadar warisan masa lalu, ia adalah cermin identitas dan kekayaan budaya Kota Malang yang terus relevan jika dirawat dengan sungguh-sungguh. Eksistensinya di

“Di Balik Kesunyian Bromo, Ada Kekhidmatan Yang Menyatu Dengan Lantunan Doa Para Leluhur”
Di balik hamparan lautan pasir yang membentang luas dan megahnya Gunung Bromo yang selama ini menjadi ikon pariwisata Jawa Timur, tersimpan sebuah ritual sakral yang telah diwariskan lintas generasi. Ritual

“Pancasila Dan Pertanian Ramah Lingkungan: Bukan Sekadar Teori Di Ruang Kelas”
Pertanian dan Tantangan Lingkungan
Kerusakan lingkungan akibat praktik pertanian konvensional semakin menjadi perhatian. Penggunaan pupuk dan pestisida kimia secara berlebihan dapat menurunkan kualitas tanah, mencemari air, serta mengganggu keseimbangan ekosistem.

“Batik Topeng Malangan: Menjadi Barang Fashion Di Industri Kain”
Pemilihan motif batik topeng:wajah asli Kota Malang
Kota Malang merupakan kota yang terletak di Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Malang, dengan destinasi yang sering dipilih oleh masyarakat Indonesia. Menurut wijaya et

“Makna Lompat Batu Di Pulau Nias Dalam Era Modern Antara Simbol Kejantanan Dan Atraksi Wisata”
Pendahuluan
Indonesia merupakan negara yang memiliki keberagaman budaya yang diwariskan secara turun-temurun. Budaya menjadi identitas suatu daerah sekaligus mencerminkan nilai sosial masyarakatnya. Salah satu budaya yang masih dikenal hingga saat

“Grebeg Pancasila: Tradisi yang Menghidupkan Pancasila atau Sekadar Seremonial?”
Di tengah derasnya arus modernisasi dan perkembangan budaya populer, berbagai tradisi lokal di Indonesia menghadapi tantangan dalam mempertahankan makna dan eksistensinya. Tidak sedikit tradisi budaya yang pada akhirnya hanya dipandang

“Pandangan Generasi Muda Terhadap Tradisi Selametan Sebagai Warisan Budaya Lokal”
Makna Selamtean Bagi Generasi Muda
Di tengah perkembangan zaman yang semakin modern, masyarakat Indonesia menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan budaya lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun. Masuknya budaya luar melalui

“Eksistensi Jajanan Pasar Tradisional Khas Malang di Tengah Gempuran Makanan Modern Pada Mahasiswa di Lingkungan Universitas Brawijaya”
Eksistensi Jajanan Pasar Tradisional Khas Malang di Lingkungan Kampus
Observasi dilakukan di kawasan Jalan Veteran, tepatnya di sekitar Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya. Pada lokasi tersebut terdapat seorang pedagang jajanan pasar

“Pelestarian Permainan Rakyat Sebagai Upaya Memperkuat Nilai Persatuan dan Kepedulian Sosial”
I. Pendahuluan
Sore hari di lingkungan perumahan atau desa sekarang rasanya jauh lebih sunyi dibandingkan sepuluh atau dua puluh tahun lalu. Dulu, suara anak-anak bermain di lapangan kecil depan

“Seberapa Sering Kita Tertawa Di Dalam Grup Chat Tanpa Sadar Sedang Melukai Seseorang?”
Pertanyaan itu mungkin terdengar berlebihan, sampai kita membayangkan apa yang bisa terjadi di balik layar sebuah grup WhatsApp mahasiswa yang tampak biasa. Sebuah grup percakapan yang awalnya dibuat untuk koordinasi

“Perkembangan Kerajinan Topeng Malangan sebagai Identitas Budaya Lokal”
Sejarah dan Latar Belakang Topeng Malangan
Topeng Malangan merupakan salah satu bentuk seni tradisional yang berkembang di wilayah Malang Raya, khususnya di Kabupaten Malang. Seni topeng ini erat kaitannya dengan

“Perkembangan Pencak Silat melalui Pagar Nusa sebagai Upaya Pelestarian Budaya dan Pembentukan Karakter Generasi Muda”
Di tengah era globalisasi dan kemajuan teknologi yang terus melesat, perhatian generasi muda terhadap budaya tradisional Indonesia mulai menurun. Banyak anak muda lebih memilih menghabiskan waktu dengan perangkat elektronik dan

“Di Balik Tradisi Nyadran: Modal Sosial dan Kerukunan Warga yang Tak Bisa Dibeli”
Ada sebuah ironi yang tumbuh di tengah masyarakat modern hari ini. Kota-kota besar menawarkan kenyamanan melalui kelengkapan fasilitas dan perkembangan teknologi yang cepat, namun sering kali gagal memberikan rasa hangat

“Merantau Tanpa Kehilangan Akar: Menjaga Denyut Bahasa Batak di Tanah Jawa”
Bahasa bukan sekadar alat komunikasi
Keberadaan bahasa tidak terbatas pada fungsinya sebagai alat komunikasi. Audrey Azoulay, Direktur Jenderal UNESCO, menegaskan bahwa bahasa memuat nilai, keyakinan, dan identitas suatu masyarakat sekaligus

“Ngalam” Tak pernah Hilang: Eksistensi Bahasa Walikan di Kalangan Generasi Muda Malang”
Bahasa merupakan salah satu identitas budaya yang mencerminkan karakter suatu daerah. Di Kota Malang, terdapat salah satu bentuk bahasa unik yang dikenal sebagai bahasa Walikan Malang. Menurut Hidayani & Macaryus

“Ritus Pemakaman Adat Batak, Warisan Budaya atau Sekedar Formalitas?”
Indonesia merupakan negara yang kaya akan budaya dan tradisi yang diwariskan secara turun-temurun. Salah satu bentuk kekayaan budaya tersebut terlihat dalam ritus pemakaman adat Batak di Sumatera Utara. Bagi masyarakat

“Bahasa Walikan dan Ngalam Culture: Menjaga Identitas Lokal di Era Digital”
Di era globalisasi dan perkembangan teknologi digital, pola komunikasi masyarakat mengalami perubahan yang signifikan. Media sosial mendorong munculnya berbagai istilah baru yang banyak digunakan oleh generasi muda, sehingga penggunaan bahasa

“Di Tengah Duka, Ada Tuntutan: Tradisi Selametan Kematian di Malang yang Sulit Ditolak”
Tradisi yang Mengakar
Tradisi selametan kematian atau yang sering disebut tahlilan masih menjadi bagian yang melekat dalam kehidupan masyarakat Jawa. Tradisi ini biasanya dilakukan melalui doa bersama pada hari-hari

“Jejak Batu, Napas Tradisi: Daya Tarik di Pelataran Candi Penataran Blitar”
Cagar budaya merupakan aset kultural yang mengandung nilai-nilai budaya dan sosial masyarakat. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 Pasal 1 disebutkan bahwa “Cagar budaya adalah warisan budaya bersifat kebendaan berupa

“Tradisi Gotong Royong Di Tengah Perubahan Zaman: Realitas Sosial Masyarakat Di Malang”
Pernahkah kamu melihat kerja bakti yang ramai, tapi terasa sepi? Warga datang, cangkul dibawa, tapi percakapan hanya basa-basi dan begitu selesai, semua langsung pulang tanpa banyak bicara. Di Kota Malang,

“Orang Batak Tapi Ga Bisa Bahasa Batak, Emangnya Itu Wajar?”
Bahasa Batak bukan sekadar alat komunikasi. Ia adalah sistem pengetahuan yang lahir dari peradaban tua di tepi Danau Toba, berkembang selama berabad-abad bersama tradisi lisan, sistem aksara, dan ritual adat

Bahasa Ibu di Ujung Senyap: Kepunahan Bahasa Daerah sebagai Ancaman terhadap Persatuan Bangsa
Oleh: SALWA CANTIKA RAMADHANI SOFIYAN (Universitas Brawijaya) I. LATAR BELAKANGDi sebuah desa kecil di pesisir Maluku, seorang nenek berbicara dalam bahasa yang tidak lagi dipahami oleh cucunya sendiri. Bukan karena

LOKANANTA MENYUARA: Langkah Nyata Merawat Persatuan BangsaMelalui Pemajuan Kebudayaan di Tengah Arus Globalisasi
Rafsanjani Hipatia Hanif (Universitas Brawijaya) PendahuluanSuatu sore di bulan Juni 2023, halaman Jalan Ahmad Yani No. 379 Surakarta mendadak penuh sesak. Dua puluh satu penyanyi lintas generasi berdiri di panggung

“Ketika Layar Menggantikan Lapangan: Pudarnya Gobak Sodor di Era Digital”
Coba ingat kapan terakhir kali kamu melihat anak-anak bermain gobak sodor di lapangan. Kalau susah mengingatnya, mungkin memang sudah sangat lama. Permainan yang dulu selalu ramai dimainkan setiap sore itu

“Getir Andaliman: Jejak Rasa dan Identitas Batak di Tanah Rantau”
Pendahuluan
Kuliner bukan hanya sekadar pengisi perut, tetapi juga cara sebuah budaya tetap hidup di tengah perubahan zaman dan sering kali menjadi hal pertama yang dirindukan seseorang ketika jauh dari

“Ngaben: Lebih dari Sekadar Ritual, Sebuah Bakti Tulus untuk Leluhur”
Mengutip dari (Sakka & Reski, 2025) dalam ajaran Agama Hindu terdapat suatu ajaran yang secara umum menjelaskan tentang 5 macam persembahan yang biasa disebut sebagai Panca Yadnya. Panca Yadnya ini

“Ironi di Jantung Kampus Perjuangan: Ketika Calon Penegak Hukum Justru Menjadi Pelaku”
Ironi terjadi ketika kampus yang seharusnya menjadi ruang pembelajaran keadilan, hak asasi manusia, dan etika justru menjadi tempat lahirnya praktik yang merendahkan martabat manusia. Kasus grup chat mesum yang melibatkan

Adat Istiadat di Era Digital: Bisakah Musyawarah Mufakat Bertahan dari Gempuran Polarisasi Media Sosial?
Oleh: Kenzo Huang (Universitas Brawijaya) PendahuluanDahulu, Balai Desa atau ruang-ruang pertemuan adat adalah pusat gravitasi sosial kita yang paling umum. Di sana, terjadi dialog-dialog, di mana waktu seolah melambat untuk

“Menjaga Eksistensi Candi Badut Sebagai Warisan Budaya di Tengah Modernisasi”
Candi Tertua di Tengah Kota
Tidak jauh dari pusat Kota Malang, di antara perumahan warga dan hiruk pikuk kendaraan, berdiri sebuah bangunan bersejarah yang sudah ada jauh sebelum Indonesia

“Digitalisasi Manuskrip Serat Centhini: Menghidupkan Kuliner Kuno Nusantara di Era Media Sosial”
Setiap hari, jutaan aplikasi resep di internet menawarkan resep rendang dalam 30 menit, ayam goreng krispi tujuh langkah mudah, atau sop buntut tanpa ribet. Apa yang kita temui saat ini

“PertaminaGate 2025: Menggugat Runtuhnya Fondasi Filosofis Bangsa di Tengah Megaskandal Korupsi”
Belakangan ini, publik kembali dikejutkan dengan berbagai laporan mengenai praktik korupsi yang merambah hingga ke sektor-sektor strategis pemerintah. Indeks persepsi korupsi indonesia yang masih stagnan menunjukkan bahwa masalah ini bukan

“TNI Masuk Kampus: Bela Negara atau ancaman Demokrasi?”
Revisi Undang-Undang TNI tahun 2025 membuka ruang lebih luas bagi prajurit aktif untuk hadir di ranah sipil, termasuk perguruan tinggi. Beberapa kampus di Indonesia sudah menjalin kerja sama dengan TNI

“Di Balik Estalase Kebangsaan: Menemukan Pancasila Sebagai “Ikatan Rasa” dan Penawar Kerapuhan Sosial”
Retret dari Keramaian Kosmetik
Ada sebuah penyakit modern yang perlahan tapi pasti sedang menggerogoti kota-kota besar kita. Kita hidup di era di mana konektivitas fisik berada di titik tertingginya, namun

“Menurunnya Penggunaan Bahasa Jawa Inggil di Kalangan Generasi Muda di Malang”
Pendahuluan
Krama Inggil merupakan tingkatan bahasa Jawa tertinggi yang digunakan sebagai bentuk penghormatan kepada lawan bicara yang lebih tua atau memiliki status sosial yang lebih tinggi. Bahasa ini tidak hanya

“Eksplorasi Sejarah dan Keunikan Arsitektur Candi Badut di Malang”
Keberadaan Peradaban Candi Badut
Di tengah perkembangan kota malang saat ini terdapat peninggalan candi tertua di Jawa Timur yang menjadi awal perkembangan agama Hindu pada saat itu, yaitu Candi

“Bebas Berorganisasi atau Tidak : Hak Mahasiswa Menentukan Jalan”
Menurut Hakim, Yudistira. (2025), Perdagangan manusia merupakan salah satu bentuk kejahatan berat yang mengancam keselamatan, martabat, dan nilai kemanusiaan.

“Menjadikan Pancasila ‘Kompas’ dalam Membangun Ruang Aman yang Inklusif”
Beberapa waktu lalu, publik kembali dikejutkan dengan kasus kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan Universitas Indonesia, tepatnya di Fakultas Hukum.

“Konten SARA dan Dark Jokes: Mengungkap Krisis Etika di Media Sosial”
Media sosial sering dipuji sebagai ruang yang paling bebas. Siapa pun bisa bicara, bercanda, mengomentari isu, bahkan membangun pengaruh tanpa harus melewati media besar.

“Kuliah, Investasi Masa Depan atau Investasi Bodong?”
Kuliah itu scam, tiga kata yang sering dijumpai di media sosial beberapa waktu lalu hingga saat ini.

“Kemajuan atau Kemunduran? Saat IPTEK Lepasdari Nilai-Nilai Pancasila”
Kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) di Indonesia saat ini seperti pedang bermata dua yang memisahkan realitas sosial kita.

“Krisis Etika di FH UI: Tinjauan Kasus Pelecehan Seksual dalam Perspektif Pancasila, Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia”
Pendidikan tinggi sering kali diagungkan sebagai pusat keilmuan sekaligus benteng terakhir penjaga moralitas bangsa, di mana idealisme tentang manusia yang “beradab” didengungkan sebagai jati diri utama.

“Ketika Timah Dijarah: Di Mana Nilai-Nilai Pancasila?”
Beberapa waktu lalu, nama Harvey Moeis mendadak menjadi buah bibir di mana-mana. Bukan karena prestasi, bukan karena inovasi, melainkan karena sebuah angka yang sulit dicerna akal sehat: Rp300 triliun

“Kekerasan Seksual sebagai Cermin Rapuhnya Etika Pancasila di Fakultas Hukum Universitas Indonesia”
Dunia pendidikan tinggi di Indonesia tengah disorot akibat maraknya kasus pelanggaran etika di lingkungan kampus. Padahal, kampus seharusnya menjadi ruang yang menjunjung tinggi nilai moral, kemanusiaan, dan prinsip Pancasila.

“Dilema KTP dan Keyakinan: Saat Negara ‘Memaksa’Masyarakat Adat Memilih Identitas”
Konstelasi kehidupan beragama di Indonesia sering kali terjebak dalam pusaran standarisasi administratif yang bersifat kaku dan mekanistis.

“Intoleransi di Tengah Keberagaman: Masihkah Pancasila Menjadi Pedoman Bangsa?”
Beberapa waktu terakhir, masyarakat Indonesia dihadapkan pada berbagai persoalan sosial yang menunjukkan semakin besarnya tantangan terhadap penerapan nilai-nilai Pancasila.

“Kenapa Fujoshi Bersembunyi Saat Membaca?”
Fujoshi adalah istilah dari Jepang yang merujuk pada perempuan penggemar karya bertema hubungan romantis antar laki-laki atau Boys’ Love (BL)

“Peran Pancasila sebagai Fondasi Etika dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan di Era Modern”
Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di Indonesia saat ini ibarat arus sungai yang mengalir deras membawa manfaat besar, namun juga menyimpan potensi bahaya jika tidak diarahkan dengan baik.

“Ketika Sawit Jadi Bensin : Solusi Energi atau Ancaman Lingkungan?”
Kebutuhan energi di Indonesia terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk, aktivitas industri, transportasi, dan pembangunan ekonomi.

“Kartini Yang Tidak Dirayakan : Perempuan Di Luar Narasi Kemajuan”
Raden Ajeng Kartini merupakan pelopor yang melawan tradisi demi pendidikan dan pembebasan. Namun, saat ini, narasi kemajuan tersebut seolah terhenti pada keberhasilan sekelompok perempuan di puncak karier.

“Ketahanan Pangan atau Ketahanan Ilusi? Menguji Argumentasi Pemimpin Negara Untuk Keberlangsungan Bangsa” Oleh Firza Azzam Fadilla
Pernyataan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam sebuah forum dialog publik “Presiden Prabowo Menjawab: Bagian 1”, yang tanyang baru-baru ini kembali menegaskan satu gagasan klasik bahwa “pangan adalah fondasi utama

“Bangunan Suci & Toleransi Beragama Pada Masa Mataram Kuno”
Bangunan Suci Adalah Sebuah Bangunan Atau Tempat Yang Dianggap Sakral Dan Dihormati Oleh Umat Beragama Karena Di Sana Mereka Beribadah Dan Berdoa Kepada Tuhan.

“Strategi Ratu Kalinyamat Melawan Dominasi Portugis”
Pada abad ke-16, kawasan Asia Tenggara mengalami perubahan besar dalam jaringan perdagangan setelah kedatangan Portugis ke Nusantara.

“Prasasti Harinjing: Ketika Sebuah Batu Andesit Menyimpan Akar Peradaban Jawa dan Menjadi Penentu Identitas Sebuah Kota”
Di salah satu sudut Museum Nasional Indonesia, ada sepotong batu andesit setinggi 118 sentimeter yang berdiri tanpa banyak bicara.

“Disintegrasi Ketika Pemilu”
Pemilihan umum merupakan salah satu wujud nyata dari pelaksanaan demokrasi di Indonesia.